Pacitan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Kelud, Warga Diminta Pakai Masker

oleh -Dibaca 994 kali
Abu Gunung Kelud sampai ke rumah warga (Dok.Pacitanku)
Abu Gunung Kelud sampai ke rumah warga (Dok.Pacitanku)
Abu Gunung Kelud sampai ke rumah warga (Dok.Pacitanku)
Abu Gunung Kelud sampai ke rumah warga (Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITANErupsi Gunung Kelud yang terjadi di Kediri, Jawa Timur, semalam juga terdampak ke daerah sekitarnya. Selain Blitar, kawasan ponorogo, Madiun, dan Pacitan pun juga terdampak hujan abu vulkanik dengan intensitas cukup tinggi.

Dari pantauan Portal Pacitanku, Jumat (14/2/2014) pagi WIB, jalanan di sekitar Tegalombo menuju Pacitan, Arjosari dan bahkan hingga wilayah Donorojo pun terdampak hujan abu vulkanik akibat erupsi salah satu gunung aktif di Jatim itu.

Karena hujan abu vulkanik yang terus terjadi, maka warga yang keluar rumah pun diminta memakai pengaman, seperti masker, kacamata dan sejeninsya.

“Harap hati-hati bagi pengguna jalan, jalan arjosari tegalombo berdebu, disarankan pakai masker, “kicau akun @mahatma_aji di twitter, Jumat pagi.

“Pacitan kena debu kelud mas bro @Pacitanku harap hati2 bagi pengguna jalan,jalan arjosari tegalombo berdebu, disarankan pakai masker,” kicau Heri Listianto di @hrlinter77.

Sementara itu, di wilayah barat Pacitan juga mengalami hal yang sama, yakni hujan abu vulkanik di beberapa titik. “Hujan abu sudah sampai sendang (pacitan barat), apabila keluar rumah harap pakai masker, kaca mata demi keselamatan,” kata Wildan Nur Swi Harmoko.

Untuk diketahui, Gunung Kelud letusannya lebih berbahaya dari letusan gunung merapi atau gunung sinabung, karena gunung kelud merupakan gunung api bertipe strato volcano, tidak seperti merapi dan sinabung yg bertipe lava dome.

Gunung dengan tipe lava dome bahayanya muncul di awal seiring meluncurnya awan panas, area terdampaknya tidak seluas letusan stratovolcano karena magma pada stratovolcano tersumbat danau atau material di atasnya, sehingga menyebabkan letusannya sangat dahsyat, seperti letusan gunung vesuvius yang mengubur kota kuno pompeii di Italia.

Gunung kelud, jika benar- benar meletus nantinya material batu apungnya akan meluncur tinggi ke atas sampai stratosfer , dan kemudian menyebar ke berbagai daerah sekitar gunung.

Redaktur : Dwi Purnawan