Di bawah kelir putih yang berdiri megah, tokoh-tokoh wayang kulit menari di tangan dalang Wasianto, menandai berlangsungnya sebuah tradisi budaya Jawa yang masih hidup di tengah arus modernisasi.
Pertunjukan wayang kulit ini bukan sekadar hiburan dalam pesta pernikahan, melainkan juga wujud pelestarian seni adiluhung yang diwariskan turun-temurun.



