Dalam perbincangan tersebut, terungkap rencana pembuatan film dengan mengangkat cerita horor yang berlatar belakang di Pacitan.
Lentera Bambu Desa Klesem Curi Perhatian dalam Festival Ronthek Pacitan 2025
Bambu, yang akrab disebut “Pring” dalam khazanah Jawa, tak hanya dipilih sebagai simbol alam belaka. Ia menjelma menjadi cerminan perjalanan hidup manusia, sebuah metafora yang menawan.
Gunakan Tiang Telkom Tanpa Izin? Siap-Siap Kena Sanksi Rp600 Juta
Selain membahayakan keselamatan publik, kabel-kabel liar tersebut menyebabkan gangguan pada layanan resmi dan merusak estetika kota.
Hasil Festival Ronthek Pacitan 2025: Kecamatan Pringkuku dan SMKN Pacitan Sabet Gelar Penyaji Terbaik
Kecamatan Pringkuku berhasil menyabet predikat Penyaji Terbaik melalui persembahan “Rontek Rancak Bumbung”.
Gali Sejarah Lokal, Grup Pacitan Usung Legenda Mbah Raden di Festival Ronthek 2025
Properti ini merupakan replika dari batu yang diyakini sebagai tempat Mbah Raden bersemedi pada masa lampau, menambah sakral dan otentik penampilan mereka.
MA Al Anwar Tampil Oke dengan “Ronthek Aksoro”: Harmoni Budaya Pesantren dan Syiar Kyai Khariri
Pertunjukan ini memadukan ritme tabuhan bambu ronthek dengan alunan hadroh yang harmonis, menciptakan irama yang nyaman didengar.
Inspirasi Jaga Kearifan Laut Dewa Baruno dan Gajah Mino Iringi Atraktifnya Tampilan Ronthek Ngadirojo
Sosok Dewa Baruno, sang penguasa lautan, dihadirkan menunggangi Gajah Mino sebagai simbol penjaga samudra.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









