PLN Kaji Desa Ketro dan Pucangombo Pacitan Jadi Pusat Energi Baru 1.000 MW

oleh -686 Dilihat
Jajaran manajemen PT PLN (Persero) sedang duduk berbincang dan memaparkan dokumen kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di dalam ruang kerja bupati.
Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyimak pemaparan dari jajaran manajemen PT PLN (Persero) saat menggelar audiensi di ruang kerja bupati, Selasa (24/2/2026). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITANPT PLN (Persero) membawa angin segar bagi perekonomian warga Kabupaten Pacitan lewat rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pumped Storage berkapasitas 1.000 Megawatt (MW).

Rencana megaproyek yang digadang-gadang menjadi terbesar kedua di Indonesia ini dipaparkan langsung kepada Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, pada Selasa (24/2/2026).

Fasilitas penyimpan energi berskala besar yang dinamai PLTA Pumped Storage Grindulu ini rencananya akan membentang di dua wilayah, yakni Desa Ketro, Kecamatan Tulakan, dan Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo.

Saat ini, pihak PLN tengah mematangkan uji kelayakan (feasibility study) guna merealisasikan infrastruktur energi masa depan tersebut.

Manajer PLN UPP JBTB I Yogyakarta, Wahyu Kurniawan, menjelaskan bahwa pembangunan ini adalah bagian dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

Lebih dari sekadar pemenuhan energi nasional sebesar 4,2 Gigawatt (GW), proyek ini diharapkan membawa dampak langsung bagi denyut kehidupan masyarakat lokal.

“PLN berharap proyek ini dapat menjadi proyek strategis yang tidak hanya memenuhi kelistrikan nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi Kabupaten Pacitan,”kata Wahyu, mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Kehadiran PLTA berteknologi modern ini direspons penuh harap oleh pemerintah daerah. Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, melihat rencana ini sebagai peluang besar untuk mengangkat kesejahteraan warganya sekaligus menorehkan kebanggaan bagi daerah.

“Ini tantangan, akan tetapi bukan berarti tidak bisa, dan saya meyakini ada keuntungan lain karena ini adalah program baru. Saya berdoa semoga nanti jadi dan kita akan menjadi percontohan di Indonesia,” ungkap Bupati yang akrab disapa Mas Aji tersebut.

Sebagai informasi, sistem operasional PLTA Pumped Storage berbeda dengan PLTA konvensional. Teknologi ini menggunakan dua waduk, yakni waduk atas dan waduk bawah, yang saling dihubungkan melalui terowongan air dan unit turbin pompa.

Sistem ini berfungsi vital sebagai cadangan penyimpanan energi raksasa demi menjaga keandalan dan stabilitas kelistrikan bagi masyarakat luas.

No More Posts Available.

No more pages to load.