Pacitanku.com, PACITAN — Genangan air setinggi lutut orang dewasa merendam area Pasar Malam di Lapangan Auri, Barehan, Pacitan, hingga Kamis (26/2/2026) malam.
Kondisi memprihatinkan ini melumpuhkan sebagian besar aktivitas ekonomi dan memaksa para pedagang menahan rugi demi menyelesaikan kontrak sewa stan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 20.00 WIB, banjir yang melanda sejak tiga hari terakhir telah menenggelamkan area tengah lapangan, membuat puluhan lapak dan wahana permainan terpaksa tutup.
Ironisnya, satu-satunya stan yang mampu beroperasi hanyalah pedagang martabak telur di bagian depan dekat jalan raya, lantaran posisinya yang lebih tinggi.
Curah hujan tinggi menjadi pukulan telak bagi pelaku usaha kecil di lokasi tersebut.
Lingga, salah satu pedagang di Pasar Malam, mengakui kondisi tahun ini sangat berbanding terbalik dengan kemeriahan penyelenggaraan sebelumnya.
“Lebih ramai tahun lalu, jauh. Cuacanya juga beda sekali. Penghasilan menurun drastis,” ujar Lingga.
Meskipun omzet anjlok dan lapangan tak layak guna, para pedagang tidak memiliki pilihan untuk pergi. Mereka terikat perjanjian sewa yang harus dipenuhi sejak pembukaan acara pada 22 Februari hingga 28 Maret 2026 mendatang.
“Kalau sudah taken kontrak, harus diselesaikan,”tegasnya pasrah.
Kondisi sepi pengunjung ini cukup disayangkan.
Sebab, Lingga menyebut jumlah hiburan yang dihadirkan panitia tahun ini jauh lebih meriah, yakni mencapai tiga set wahana permainan dibandingkan tahun lalu yang hanya satu set.
Kini, para pedagang hanya bisa menggantungkan harapan pada perbaikan infrastruktur darurat. Gorong-gorong yang tersumbat di sekitar lokasi dituding sebagai penyebab air sulit surut, dan saat ini sedang diupayakan penanganannya oleh pihak panitia.
“Semoga aliran di sekitar Lapangan Auri bisa diperbaiki oleh dinas terkait supaya tidak terjadi seperti ini lagi. Gorong-gorong ini kan macet,” kata Lingga.
Di tengah ketidakpastian dan genangan air, optimisme pedagang kecil ini belum sepenuhnya padam. “Event masih panjang, Kak. Masih bisa disurutin, masih ada harapan lah,” pungkasnya.











