Wajah Baru Pantai Telengria Pacitan Sambut 2026: Dari Wisata Ramah Anak hingga Siaga Lifeguard 24 Jam

oleh -776 Dilihat
AMAN DAN NYAMAN. Wisatawan menikmati aktivitas berenang di Pantai Telengria, Pacitan, Jumat (27/12). Pantai ini menjadi destinasi favorit keluarga saat libur Tahun Baru 2026 karena ombaknya yang relatif aman dan diawasi ketat oleh tim lifeguard. (Foto: Zoxlien Pacxroy Zizvant Java/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Suara debur ombak di Pantai Telengria seolah berlomba dengan riuh rendah tawa wisatawan yang mulai memadati bibir pantai sejak libur Natal lalu.

Bagi Angel, seorang penjaga loket, kesibukan yang meningkat drastis ini adalah tanda nyata bahwa denyut pariwisata Pacitan sedang berdetak kencang hingga tahun baru 2026.

Wajah-wajah ceria dari berbagai daerah silih berganti menyapanya di gerbang masuk, menandakan bahwa pesona pantai yang terletak tak jauh dari pusat kota ini masih menjadi magnet utama bagi para pelancong, baik lokal maupun mancanegara.

Kepadatan pengunjung di destinasi wisata andalan Kabupaten Pacitan ini memang sudah diprediksi akan mencapai puncaknya pada malam pergantian tahun 2025 ke 2026.

Menyikapi lonjakan tersebut, pihak pengelola tidak tinggal diam dengan melakukan berbagai pembenahan, mulai dari peningkatan kebersihan lingkungan hingga penambahan titik-titik foto baru yang memanjakan mata.

Angel menuturkan bahwa meskipun tidak ada perayaan akbar khusus pada malam tahun baru, pengelola tetap memanjakan pengunjung dengan agenda hiburan live show yang dijadwalkan secara khusus pada tanggal 1 dan 3 Januari 2026 mendatang untuk menjaga animo wisatawan.

RAMAI PENGUNJUNG. Pos pintu masuk Pantai Teleng Ria dipadati pengunjung yang hendak menikmati liburan akhir tahun di Pacitan. (Foto: Zoxlien Pacxroy Zizvant Java)

Angel menjelaskan bahwa fokus utama pengelola saat ini adalah kenyamanan pengunjung di tengah padatnya arus wisatawan.

“Kalau untuk persiapan menjelang tahun baru, yang pasti kami tingkatkan kebersihan kawasan wisata dan menambah spot-spot wisata agar pengunjung merasa lebih nyaman,”kata Angel saat ditemui di tengah kesibukannya melayani tiket, Jumat (27/12).

Selain panorama laut, kawasan ini juga mengandalkan Tasya Eco Water Park sebagai fasilitas unggulan yang menjadi primadona bagi wisatawan keluarga, khususnya anak-anak yang memanfaatkan waktu libur sekolah mereka.

Kenyamanan wisatawan tentu tak lepas dari jaminan keamanan yang ketat, mengingat risiko aktivitas wisata air yang selalu ada.

Pengelola menerapkan sistem pengamanan terpadu yang melibatkan kolaborasi lintas sektoral yang solid. Untuk area pesisir, tim lifeguard internal bahu-membahu dengan petugas BPBD dan TNI memantau aktivitas perenang.

Sementara di darat, Pos Pengamanan Terpadu (Pospam) berdiri siaga dengan personel gabungan dari Kepolisian, TNI AL, Pramuka, hingga tim medis dari Dinas Kesehatan lengkap dengan mobil ambulans.

Pos-pos siaga ini tersebar di tiga titik vital, yakni dekat loket masuk, pos lifeguard di bibir pantai, dan area kolam renang Tasya Eco Water Park.

Distribusi keramaian di kawasan ini pun terbagi dua segmen, di mana water park dipadati anak-anak yang menggunakan voucher prestasi dari sekolah, sedangkan area pantai menjadi favorit wisatawan luar daerah saat matahari mulai condong ke barat.

Keistimewaan Pantai Telengria dibanding deretan pantai lain di Pacitan adalah kontur pasirnya yang landai dan ombak yang relatif bersahabat, menjadikannya satu-satunya pantai di Pacitan yang dinilai aman untuk aktivitas berenang bagi keluarga.

Meski demikian, Angel menegaskan bahwa pengawasan ketat tetap dilakukan karena keselamatan adalah prioritas mutlak.

“Pantai lain kan tidak bisa untuk berenang. Di sini ombaknya masih memungkinkan, dan selalu dipantau oleh tim lifeguard,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.