Pacitanku.com, NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) terus melakukan terobosan strategis guna mendongkrak potensi daerah.
Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah menggelar kegiatan bertajuk “Creator Trip Wonderful Nganjuk” yang berlangsung selama dua hari, mulai Jumat (28/11/2025) hingga Sabtu (29/11/2025).
Agenda promosi wisata ini melibatkan 30 influencer yang merupakan representasi dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur untuk mengeksplorasi kekayaan alam dan ekonomi kreatif di Kota Angin.
Pada hari kedua kegiatan, Sabtu (29/11/2025), puluhan konten kreator tersebut diajak menyusuri rangkaian destinasi unggulan setelah sehari sebelumnya menikmati suasana di Jolotundo.
Perjalanan hari kedua diawali dengan kunjungan ke Air Terjun Sedudo, dilanjutkan menuju wisata alam Bukit Surga, dan ditutup dengan napak tilas sejarah di Candi Lor.
Destinasi pertama, Air Terjun Sedudo yang terletak di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, menyuguhkan pengalaman tak terlupakan bagi para peserta.
Baca juga: Pemkab Nganjuk Gandeng Puluhan Influencer Jatim Promosikan Potensi Daerah Lewat Creator Trip
Berlokasi sekitar 30 kilometer arah selatan dari pusat kota Nganjuk dengan ketinggian 1.438 meter di atas permukaan laut (mdpl), air terjun setinggi 105 meter ini menawarkan pesona kabut halus yang menyejukkan.
Di lokasi yang fasilitasnya tertata rapi ini, para influencer tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga mencicipi kuliner khas setempat seperti nasi jagung, cenil, dan thiwul.
Usai menikmati kesejukan Sedudo, rombongan bergerak ke destinasi selanjutnya yakni Bukit Surga di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan.

Objek wisata yang berada di lereng Gunung Wilis ini menawarkan konsep taman kekinian di puncak bukit. Dari lokasi yang berjarak tempuh sekitar 50 menit dari pusat kota ini, para pengunjung disuguhi pemandangan lanskap Kabupaten Nganjuk dari ketinggian yang memukau.
Eksplorasi wisata diakhiri dengan kunjungan budaya ke Candi Lor atau yang akrab disebut Candi Boto oleh warga lokal di Desa Candirejo, Kecamatan Loceret.
Para influencer diajak melihat langsung bangunan bersejarah berupa tumpukan bata merah menyerupai kerucut yang menjulang tinggi di selatan Jalan Panglima Sudirman. Situs ini menjadi penutup perjalanan yang sarat akan nilai edukasi sejarah bagi para peserta.
Agenda dua hari tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta.
Mega, salah satu influencer asal Kabupaten Blitar, mengapresiasi inisiatif Pemkab Nganjuk dalam menggandeng para kreator digital untuk promosi daerah.
Ia berharap langkah serupa dapat diadopsi oleh daerah lain untuk memajukan pariwisata regional.
“Harapannya acara seperti ini diadakan juga di kota-kota lain di Jawa Timur, agar kita turut mempromosikan wisata di kabupaten atau kota lainnya di Jawa Timur,”kata Mega.












