Pacitanku.com, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memaparkan pencapaian gemilang provinsi di sektor pertanian, khususnya dalam dominasinya sebagai penyumbang utama produksi gula nasional.
Hal tersebut diuraikannya dalam sebuah diskusi hangat bersama sejumlah pimpinan dan pemilik media lokal yang tergabung dalam Local Media Community di Whiz Luxe Hotel, Kota Surabaya, pada Rabu (16/7/2025).
Pertemuan yang berlangsung selama 90 menit itu digelar menjelang perhelatan Jatim Media Summit (JMS) 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menggarisbawahi peran strategis Jawa Timur yang tidak hanya berbicara tentang ketahanan pangan, tetapi telah melangkah menuju kedaulatan pangan.
“Jawa Timur berhasil menyumbang 51,87 persen dari total produksi tebu nasional. Angka ini menempatkan Jatim sebagai sentra produksi gula terbesar di Indonesia,” ujar Khofifah di hadapan para pimpinan redaksi.
Dominasi tersebut, lanjutnya, diperkuat oleh infrastruktur yang mapan. Dari total 58 pabrik gula yang beroperasi di Indonesia, sebanyak 29 pabrik atau lebih dari separuhnya berada di Jawa Timur.
Pabrik-pabrik ini tersebar di 16 kabupaten/kota yang menjadi kantong produksi tebu, seperti Probolinggo, Pasuruan, Situbondo, Bondowoso, Malang, Kediri, dan Madiun.
Menatap tahun 2025 dengan optimisme, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memproyeksikan adanya peningkatan produksi yang signifikan.
“Luas panen tebu ditargetkan mencapai 252.135 hektare, dengan total tebu digiling sebanyak 18.777.409 ton,”jelas Khofifah.
Dengan target rendemen tebu sebesar 7,76 persen, produksi gula Jawa Timur pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 1.457.900 ton.
Angka ini menunjukkan tren positif dan peningkatan substansial dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1.278.923 ton.
“Dengan capaian ini, produksi gula Jawa Timur pada 2025 diproyeksikan akan menembus angka 1,4 juta ton. Ini adalah bukti nyata tren positif dalam upaya kita bersama menuju swasembada gula nasional,”tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Jatim terus menggulirkan kebijakan strategis guna memperkuat sektor pergulaan.
Beberapa di antaranya adalah dukungan pembiayaan, pemberian insentif bagi para petani tebu, serta pengembangan infrastruktur pertanian berbasis teknologi modern.
Selain memaparkan keberhasilan pembangunan, diskusi tersebut juga menjadi ajang untuk mempererat sinergi.
Gubernur Khofifah dan para pimpinan media membahas pentingnya kolaborasi aktif antara pemerintah dan media lokal untuk menyukseskan agenda pembangunan di Jawa Timur.
Hadir dalam diskusi tersebut antara lain Country Program Manager IMS Indonesia Eva Danayanti, CEO Suara.com Suwarjono, Pemimpin Redaksi Beritajatim.com Dwi Eko Lokononto.
Kemudian Pemimpin Redaksi Kaltimtoday Ibrahim Yusuf, Pemimpin Redaksi Digitalmama.id Catur Ratna Wulandari, Founder Magdalene.co Devi Asmarani, Pemimpin Redaksi Bandung Bergerak Tri Joko Heriadi dan Founder Pacitanku.com Dwi Purnawan.
Video Saat Gubernur Khofifah Menikmati Keindahan Wisata Sentono Genthong Pacitan











