Tiga Mahasiswa Absen Wisuda karena Langsung Bekerja, AKN Pacitan Buktikan Kualitas Vokasi

oleh -174 Dilihat
Direktur AKN Pacitan Prof. Joko Triyono menyalami wisudawan saat prosesi Wisuda XI Program D-2 di Auditorium Gedung B Kampus AKN Pacitan.
Direktur Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan, Prof. Dr. Ir. Joko Triyono, S.T., M.T., memberikan ucapan selamat sembari menyalami salah satu lulusan dalam prosesi pengukuhan Wisuda XI Program Diploma Dua (D-2) di Auditorium Gedung B Kampus AKN Pacitan, Selasa (22/9/2026). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan sukses menggelar Rapat Terbuka Senat Wisuda XI Program Diploma Dua (D-2) di Auditorium Gedung B Kampus AKN Pacitan, Selasa (22/9/2026).

Menariknya, dari 51 wisudawan yang resmi menyandang gelar Ahli Muda (A.M.A.), tiga di antaranya terpaksa absen lantaran telah langsung terserap dan bertugas di dunia kerja.

Fakta tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi di AKN Pacitan sangat responsif terhadap kebutuhan pasar kerja nasional. Hal ini ditegaskan langsung oleh Direktur AKN Pacitan, Prof. Dr. Ir. Joko Triyono, S.T., M.T., dalam pidato sambutannya.

“Hari ini, ada tiga wisudawan yang tidak dapat hadir secara langsung di ruang auditorium ini. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan karena ketiganya sudah langsung terserap kerja dan mulai bertugas di industri otomotif serta sektor pertambangan di luar daerah,” ujar Prof. Joko yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan para tamu undangan.

Selain keterserapan kerja yang tinggi, AKN Pacitan juga menawarkan terobosan strategis melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Dengan membawa semboyan “Masuk D-2, Lulus Sarjana”, alumni AKN Pacitan dapat langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Terapan (D-4) hanya dalam waktu dua tahun berkat kerja sama dengan sejumlah politeknik negeri terkemuka, seperti Polines, Polinema, PENS, PNM, Poliwangi, dan Sekolah Vokasi UNS.

Tahun ini, AKN Pacitan meluluskan 51 mahasiswa yang tersebar di tiga program studi (prodi) terapan unggulan, yakni 21 mahasiswa Prodi Tata Laksana Studio Produksi (TSP), 18 mahasiswa Prodi Pemeliharaan Kendaraan Ringan (PKR), dan 12 mahasiswa Prodi Pemeliharaan Komputer dan Jaringan (PKJ).

Tiga lulusan berhasil menyandang predikat cumlaude dan menerima penghargaan khusus dari pihak kampus. Mereka adalah Masadat Nur Wahyo, A.M.A. (PKR) dengan IPK 3,81; Akfar Yasif Maulana, A.M.A. (PKJ) dengan IPK 3,80; dan Aidilia Olivia Putri Ristanti, A.M.A. (TSP) dengan IPK 3,79.

Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, S.Sos., M.H.P., yang hadir mewakili Bupati Pacitan, turut memberikan apresiasi atas kontribusi perguruan tinggi vokasi negeri satu-satunya di Pacitan ini. Ia berpesan agar para alumni mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Masyarakat Pacitan dikenal memiliki etos kerja tinggi, tangguh, dan pandai mengelola masa depan. Menempatkan dana untuk investasi pendidikan putra-putri kita hingga ke jenjang yang lebih tinggi adalah keputusan paling tepat dan bijaksana,” ungkap Wabup Gagarin.

Guna menjawab tantangan era kecerdasan buatan (AI), pada tahun akademik 2026 ini AKN Pacitan juga resmi membuka prodi baru, yakni Operasionalisasi Perkantoran Digital. Langkah ini dibarengi dengan pemutakhiran fasilitas kampus, termasuk laboratorium komputer, studio multimedia, hingga bengkel otomotif bersensor Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

No More Posts Available.

No more pages to load.