KKNT Inovasi IPB Pacitan KAB01 Gelar GEMA TERNAK, Dorong Peternak Desa Sumberejo Berinovasi Kelola Pakan

oleh -103 Dilihat
Tim KKNT Inovasi IPB Pacitan KAB01 mendampingi warga Desa Sumberejo mempraktikkan pembuatan silase untuk pakan ternak.
Tim KKNT Inovasi IPB University (Pacitan KAB01) memberikan pelatihan pembuatan silase dan mineral blok kepada peternak di Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Minggu (26/7/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, SUDIMORO – Tim KKNT Inovasi IPB University (Pacitan KAB01) menginisiasi program GEMA TERNAK (Gerakan Masyarakat Peternakan) melalui workshop pembuatan silase dan mineral blok bagi peternak di Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, pada Minggu (26/7/2026).

Inisiatif ini bertujuan membekali masyarakat dengan teknologi pengelolaan pakan sederhana yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak, sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan hijauan saat musim kemarau.

Program GEMA TERNAK hadir sebagai respons atas potensi besar sektor peternakan di Desa Sumberejo. Melalui kegiatan ini, peternak diajarkan cara mengolah pakan menjadi silase—pakan fermentasi yang memiliki daya simpan lama—serta membuat mineral blok sebagai suplemen esensial bagi kesehatan hewan ternak.

Baca juga: KKNT IPB Ubah Galon Bekas Jadi Sistem Akuaponik Produktif di Desa Sumberejo Pacitan

Koordinator Desa KKN Pacitan KAB01, Abimanyu, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar teknologi tersebut dapat diakses dan dipraktikkan langsung oleh warga dengan bahan baku yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti rumput gajah, jerami, dedak, dan molase.

“Melalui GEMA TERNAK, kami ingin memperkenalkan inovasi pengelolaan pakan yang mudah diterapkan oleh peternak di Desa Sumberejo. Pembuatan silase diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pakan, terutama saat hijauan sulit diperoleh, sedangkan mineral blok dapat melengkapi kebutuhan mineral ternak yang penting untuk menunjang kesehatan dan produktivitasnya. Harapannya, ilmu yang diperoleh dari workshop ini dapat terus diterapkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para peternak,” ujar Abimanyu.

Selama workshop, antusiasme warga terlihat tinggi saat mempraktikkan proses fermentasi silase hingga pencetakan mineral blok. Sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan, tim KKNT tidak hanya memberikan materi, tetapi juga melakukan monitoring satu minggu pascakegiatan. Tim melakukan observasi terhadap tingkat konsumsi silase dan respons ternak terhadap mineral blok yang telah dibuat bersama.

Penggunaan silase dan mineral blok diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi peternak di Desa Sumberejo. Dengan teknik ini, peternak kini memiliki cadangan pakan yang bergizi dan suplemen untuk mendukung pertumbuhan, memperbaiki fungsi reproduksi, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh ternak secara berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.