Saat Wamendagri dan Bupati Pacitan Saling Tukar Cinderamata Wayang Beber hingga Buku Babad Alas

oleh -110 Dilihat
Wamendagri Bima Arya menyerahkan buku autobiografi Babad Alas kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.
Wamendagri Bima Arya (kanan) membalas kenang-kenangan dengan menyerahkan buku autobiografinya yang berjudul "Babad Alas" kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (kiri) dalam pertemuan terbatas di Halwing Pendopo Kabupaten Pacitan, Jumat (1/5/2026). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, dan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melakukan pertukaran cinderamata ikonik sebagai simbol keakraban dalam kunjungan kerja di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jumat (1/5/2026) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Aji menyerahkan lukisan Wayang Beber khas Pacitan, sementara Bima Arya memberikan buku autobiografinya yang berjudul “Babad Alas”.

Pertemuan terbatas yang berlangsung di kompleks Halaman Wingking (Halwing) ini menjadi momen penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Kunker Wamendagri Bima Arya ke Pacitan, Gagarin Harap Sinergi Pusat dan Daerah Makin Erat

Sebelum bertukar kenang-kenangan, Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Heru Wiwoho mengajak mantan Wali Kota Bogor tersebut melihat koleksi lukisan di ruang kerjanya sembari memaparkan kekayaan alam di wilayah berjuluk Kota Seribu Satu Goa itu.

Wamendagri Bima Arya menerima cinderamata lukisan Wayang Beber khas daerah dari Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (kiri) menyerahkan kenang-kenangan budaya berupa gulungan lukisan Wayang Beber asli Pacitan kepada Wamendagri Bima Arya (kanan) di ruang kerja Bupati, Pendopo Kabupaten Pacitan, Jumat (1/5/2026). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

“Kami memiliki destinasi wisata yang luar biasa, ada pantai yang cukup banyak dan indah, ada gua yang konon terindah se-Asia Tenggara, dan hot spring juga ada,”kata Bupati Aji saat mengenalkan potensi pariwisata Pacitan di hadapan Wamendagri.

Sebagai balasan atas cinderamata Wayang Beber—yang merupakan warisan budaya luhur Pacitan—Bima Arya menyerahkan buku “Babad Alas”.

Buku setebal 178 halaman tersebut merupakan refleksi perjalanan kepemimpinan Bima Arya selama lebih dari satu dasawarsa menata Kota Bogor.

Karya yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas ini merangkum pengalaman pembangunan kota sekaligus nilai-nilai budaya yang ada di Kota Hujan.

Kunjungan kerja Wamendagri di Pacitan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (2/5/2026). Selain agenda resmi di pendopo, Bima Arya telah mengunjungi Museum dan Galeri Seni SBY-Ani.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan kegiatan sport tourism berupa lari lintas alam (trail run) dari Vila UFO hingga Pantai Pancer Door untuk mengeksplorasi keindahan pesisir Pacitan.

No More Posts Available.

No more pages to load.