Atasi Kekeringan Pacitan, ITS dan Telkom University Pasang Pompa Air Tenaga Surya Berbasis IoT di Cokrokembang

oleh -127 Dilihat
Camat Ngadirojo M. Taufik Effendi memotong pita peresmian pompa air tenaga surya berbasis IoT di Desa Cokrokembang Pacitan.
Camat Ngadirojo, M. Taufik Effendi, S.STP, M.Si, memotong pita sebagai tanda diresmikannya pengoperasian Pompa Air Tenaga Surya (PLTS) berbasis IoT di Desa Cokrokembang, Ngadirojo, Pacitan, Senin (30/3/2026). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, NGDIROJO – Tim akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Telkom University resmi mengoperasikan sistem Pompa Air Tenaga Surya (PLTS) pintar berbasis Internet of Things (IoT) di Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, Senin (30/3/2026).

Langkah inovatif yang didanai program internasional EPICS in IEEE ini hadir sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi bencana kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut.

Sistem irigasi mutakhir ini menggunakan pompa submersible berdiameter 4 inci yang ditanam pada kedalaman 30 meter.

Keunggulannya, alat ini mampu menyedot air tanah secara optimal tanpa bergantung pada energi listrik konvensional, sehingga lebih hemat biaya operasional bagi petani.

Ketua Pelaksana program, Dr. Feby Artwodini Muqtadiroh, S.Kom., M.T., menjelaskan bahwa integrasi teknologi IoT memungkinkan pemantauan kualitas air dilakukan secara aktual melalui ponsel pintar.

Camat Ngadirojo meninjau sistem monitoring IoT dan instalasi pompa air tenaga surya di Ngadirojo Pacitan.
Camat Ngadirojo, M. Taufik Effendi (tengah), mengamati langsung kinerja panel kontrol dan sistem monitoring kualitas air berbasis IoT pada instalasi pompa air tenaga surya di Desa Cokrokembang, Pacitan, Senin (30/3/2026). (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

“Kami mengintegrasikan sistem irigasi ini dengan alat IoT yang mampu memonitor kualitas air secara real-time. Harapannya ke depan, air ini tidak hanya untuk irigasi, tetapi juga bisa dikonsumsi oleh masyarakat sekitar,”kata Dr. Feby saat memberikan keterangan di lokasi instalasi.

Selain digitalisasi data kelistrikan dan kinerja pompa, proyek ini menjadi ajang pembuktian alumni lokal. Andrew, tim ahli dari ITS yang merupakan alumnus SMKN Ngadirojo tahun 2016, turut terjun langsung memberikan edukasi teknis kepada para siswa dan warga setempat mengenai pemanfaatan energi terbarukan.

Camat Ngadirojo, M. Taufik Effendi, S.STP, M.Si, menyambut baik kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi dan masyarakat ini.

Menurutnya, teknologi ini sangat krusial bagi wilayah Ngadirojo bagian bawah yang rawan kekeringan saat kemarau.

“Ini adalah salah satu bentuk alternatif solusi yang bisa menjadi jawaban ketika di musim-musim seperti ini kami biasanya menghadapi perubahan iklim. Kami sangat mengapresiasi inisiasi dari teman-teman ITS dan Telkom University,”tutur Taufik.

Saat ini, sistem tersebut telah mengairi sedikitnya 20 lahan sawah di Dusun Cerbon.

Ke depannya, melalui pelatihan intensif yang diberikan, warga diharapkan mampu merawat sistem PLTS dan IoT ini secara mandiri demi menjaga kemandirian air bersih di Desa Cokrokembang.

No More Posts Available.

No more pages to load.