Pacitanku.com, PACITAN – Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, menitipkan pesan mendalam tentang keikhlasan dan refleksi diri saat berbuka puasa bersama warga binaan di Rutan Kelas IIB Pacitan, Rabu (4/3/2026).
Kehadirannya di tengah blok hunian tersebut menjadi penguatan mental bagi para penghuni rutan agar mampu menjadikan masa pembinaan sebagai momentum perbaikan diri di bulan suci Ramadan.
Dalam suasana yang khidmat, Gagarin tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat berhadapan langsung dengan para warga binaan.
Ia menyebut bahwa setiap kunjungannya ke lembaga pemasyarakatan tersebut selalu membawa refleksi batin yang mendalam.
“Jujur saja, setiap saya masuk di sini—baik saat berkunjung ke kerabat maupun dalam rangka tugas—pasti air mata saya menetes. Sebenarnya di mana pun kita berada, yang namanya cobaan itu pasti ada. Kebetulan, cobaan yang ada saat ini sedang menimpa panjenengan (Anda semua),”kata Gagarin.
Baca juga: Wabup Pacitan Gagarin: Mudik Lebaran 2026 Harus Aman dan Nyaman
Ia menekankan bahwa ujian hidup yang dialami para warga binaan saat ini merupakan bagian dari dinamika kehidupan yang harus dihadapi, bukan dihindari. Gagarin mengajak seluruh warga binaan untuk menerima konsekuensi hukum dengan sikap yang ksatria.
“Yang saya harapkan dari panjenengan adalah menjalaninya dengan penuh keikhlasan dan ketulusan, sebagai bentuk tanggung jawab atas risiko dari apa yang telah dilakukan,” tegasnya.
Di hadapan ratusan warga binaan dan keluarga yang hadir, Wakil Bupati juga memanjatkan doa agar mereka diberikan keteguhan hati selama menjalani masa tahanan. Ia berharap mereka keluar dari rutan sebagai pribadi yang baru dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan tetap sehat, tetap sabar, dan tetap memiliki kekuatan untuk menerima kenyataan ini. Mudah-mudahan, selama berada di tempat ini, kita semua bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi,” tutupnya.
Kegiatan yang penuh kehangatan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial dan santap buka puasa bersama menggunakan menu sederhana, yang kian mempererat ikatan kemanusiaan antara pemerintah dan warga binaan.











