Lampaui Target PAD 2025, Bupati Pacitan Sebut Capaian Keuangan Jadi Modal Pembangunan Masyarakat

oleh -243 Dilihat
Bupati Pacitan menyampaikan pidato LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD.
Bupati Pacitan saat memaparkan keberhasilan pencapaian PAD yang menembus 103 persen pada Rapat Paripurna LKPJ Tahun 2025 di Gedung DPRD, Jumat (6/3). (Foto: Putro Primanto/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan berhasil mencatatkan capaian positif pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 yang menembus angka 103,43 persen, sebuah prestasi finansial yang diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan warga di seluruh wilayah berjuluk 1001 Goa ini.

Dalam Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025, Jumat (6/3/2026), Bupati mengungkapkan bahwa realisasi PAD mencapai Rp253 miliar lebih.

Angka ini menjadi tulang punggung penting bagi kemandirian fiskal daerah di tengah upaya pemerintah memeratakan pembangunan infrastruktur dan layanan sosial.

“Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 sebesar 253 miliar sekian atau 103,43 persen. Dan menyumbang 15,26 persen terhadap pendapatan daerah tahun 2025 Kabupaten Pacitan,”kata Bupati saat membacakan laporannya di hadapan anggota DPRD.

Secara akumulatif, total Pendapatan Daerah tahun 2025 menyentuh angka Rp1,67 triliun atau sekitar 98,57 persen dari target yang ditetapkan.

Komposisi pendapatan ini didominasi oleh Pendapatan Transfer sebesar Rp1,4 triliun (84,35%) dan pendapatan lain-lain sebesar Rp6 miliar (0,39%).

Sisi humanis dari laporan ini terlihat pada alokasi Belanja Daerah yang terserap hingga 95,40 persen atau sekitar Rp1,6 triliun.

Penyerapan ini mencakup Belanja Operasi, Belanja Modal sebesar Rp93 miliar untuk pembangunan fisik, hingga Belanja Tidak Terduga sebesar Rp5 miliar yang krusial untuk penanganan darurat di masyarakat.

“Adapun Realisasi Belanja Daerah tahun anggaran 2025 sebesar 1,6 sekian triliun atau 95,40 persen yang terdiri Belanja Operasi mencapai 96,46 persen, Belanja Modal sebesar 93 miliar sekian atau 83,80 persen dari pagu, Belanja Tidak Terduga sebesar 5 miliar sekian atau 68,19 persen dari pagu serta Belanja Transfer sebesar 266 miliar sekian atau 95,73 persen dari pagu,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.