Pacitanku.com, PRINGKUKU – Pesona Pantai Srau di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Pacitan kembali memikat hati wisatawan dengan hamparan pasir putih dan debur ombak Samudra Hindia yang menenangkan.
Suasana tersebut menjadikannya destinasi pilihan utama untuk prosesi ngabuburit maupun mengisi libur Lebaran mendatang.
Salah satu pengunjung, Ika, mengungkapkan bahwa keasrian alam yang masih terjaga menjadi alasan utamanya menempuh perjalanan jauh menuju pesisir selatan ini.
“Saya tertarik berkunjung karena Pantai Srau dikenal memiliki pemandangan yang masih alami, ombak yang indah, serta suasana yang tenang dan tidak terlalu ramai,”kata Ika saat ditemui Pacitanku.com di lokasi, baru-baru ini.
Bagi Anda yang merencanakan kunjungan, berikut adalah panduan lengkap agar momen wisata Anda di “Surga Tersembunyi” ini berjalan maksimal:
1. Pilih Waktu Terbaik: Dari Pagi Syahdu hingga Golden Hour

Untuk pengalaman terbaik, datanglah pada pukul 06.00–09.00 WIB saat udara masih sejuk untuk sekadar berjalan santai. Namun, bagi pencinta sunset, pukul 15.00–18.00 WIB adalah waktu paling magis.
Gradasi warna langit jingga keemasan yang berpadu dengan siluet tebing karang menciptakan atmosfer syahdu, sangat cocok bagi warga yang ingin menikmati waktu ngabuburit menunggu azan Magrib.
2. Persiapkan Kendaraan untuk Jalur Berkelok

Berjarak sekitar 21-35 km dari pusat kota Pacitan, akses jalan menuju Srau menyuguhkan pemandangan sawah dan perbukitan hijau. Meski akses sudah baik, Ika memberikan catatan penting bagi calon pengunjung.
“Akses jalan di beberapa titik masih ada yang berlubang, sehingga harus berhati-hati. Saya berharap ke depannya akses jalan dapat diperbaiki agar lebih nyaman dan aman dilalui,” tuturnya. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.
3. Bawa Perlengkapan Esensial dan Kantong Sampah

Jangan lupa membawa tabir surya, topi, dan kacamata hitam untuk menghalau terik matahari. Mengingat prinsip menjaga kelestarian alam, wisatawan sangat disarankan membawa kantong sampah sendiri. Kepedulian kecil ini memastikan keindahan Srau tetap abadi untuk generasi mendatang.
4. Jelajahi Tiga Sudut Teluk yang Berbeda

Srau memiliki tiga area utama, yakni Pantai Satu: Cocok untuk duduk santai menikmati laut. Kemudian Pantai Dua: Area favorit untuk bermain pasir karena minim batu karang. Yang ketiga pantai Tiga: Surga bagi peselancar karena karakteristik ombaknya yang besar dan menantang.
5. Keamanan adalah Prioritas Utama

Mengingat ini adalah laut selatan, wisatawan diimbau untuk tidak berenang terlalu jauh ke tengah. Selalu awasi anak-anak dan berhati-hatilah saat melangkah di atas batu karang yang licin agar momen liburan tidak berubah menjadi duka.
Senada dengan Ika, pengunjung lain bernama Rindy merekomendasikan tempat ini sebagai lokasi berkumpul keluarga. “Pantai ini cocok untuk wisata keluarga maupun teman karena suasananya nyaman. Bisa menjadi destinasi unggulan saat berkunjung ke Pacitan,” pungkasnya.
Video Pantai Srau yang Istimewa












