Pacitanku.com, PUNUNG — Niat tulus seorang kepala keluarga mencari pakan ternak berujung duka mendalam.
Abdul Munif (64), petani asal Dusun Kebon, Desa Punung, Kabupaten Pacitan, meninggal dunia secara tragis usai tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat memotong dahan pohon mangga pada Minggu (22/2/2026) sore.
Peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 15.30 WIB di pekarangan rumah tetangga korban, Bambang Supriyono.
Sore itu, korban yang membawa celurit telah meminta izin kepada pemilik rumah untuk memangkas daun mangga guna pakan ternaknya.
Nahas, usai memanjat dan memotong dahan, ranting yang jatuh justru mengenai kabel listrik milik PLN yang membentang tidak jauh dari lokasi.
Seketika, aliran listrik bertegangan tinggi menjalar melalui dahan ke tubuh pria paruh baya tersebut. Warga yang melihat kejadian itu sempat histeris berteriak meminta tolong, namun besarnya sengatan membuat nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Setelah mendapat izin dari pemilik rumah, korban kemudian naik ke pohon dan mulai memotong dahan. Namun saat dilakukan evakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di tempat kejadian,”terang Kapolsek Punung Pacitan, AKP Makhmudi Kurnianto.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim gabungan dari Polsek Punung, Pemadam Kebakaran (Damkar), dan petugas medis Puskesmas dibantu warga sekitar harus berhati-hati menurunkan jenazah korban dari atas pohon.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, terdapat luka bakar pada kedua tangan korban yang menjadi bukti kuat sengatan listrik.
Keluarga korban menerima kepergian almarhum dengan ikhlas sebagai musibah dan sepakat untuk tidak menempuh jalur hukum.
Usai dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Insiden memilukan ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di dekat jaringan kabel listrik.











