Pacitanku.com, PACITAN – Halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan yang biasanya dipenuhi aktivitas politik, mendadak berubah menjadi lautan selawat yang menyejukkan hati pada Kamis (12/2/2026) malam.
Sebanyak 24 grup rebana terbaik dari berbagai penjuru wilayah beradu kreativitas dalam ajang Parade Aspirasi Qosidah Rebana guna memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan (Hajatan) ke-281.
Sekretaris DPRD Pacitan, Didik Alih Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panggung hiburan semata, melainkan wujud nyata aspirasi dewan untuk merawat kebahagiaan masyarakat melalui pendekatan seni budaya islami.
Menurutnya, gedung wakil rakyat adalah rumah bagi semua aspirasi, termasuk aspirasi seni religius yang selama ini hidup subur di tengah masyarakat Pacitan.
“Parade Aspirasi Qosidah Rebana adalah bentuk aspirasi untuk merawat masyarakat dengan banyaknya kejuaraan yang ada. Sampaikan salam bahwa DPRD membuat masyarakat senang,”kata Didik Alih Wibowo.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi menegaskan bahwa lantunan selawat dan tabuhan rebana ini selaras dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni Pacitan Binraja Ing Kamulyan.
Filosofi tema tersebut mengandung doa dan harapan besar agar rakyat Pacitan senantiasa hidup bahagia, mulia, dan sejahtera, meskipun tantangan ekonomi pascapandemi COVID-19 masih dirasakan dampaknya oleh sebagian kalangan.
“Pada malam hari ini sebagai bagian hari jadi Pacitan dengan tema Pacitan Binraja Ing Kamulyan, sebagai rakyat kami bahagia dan sejahtera. Memang mengalami perubahan ekonomi, pasca-COVID-19 kondisi ekonomi tidak stabil. Masyarakat kita tentu banyak dinamika,”jelas ASB.
Lebih lanjut, legislator Partai Demokrat itu juga menitipkan pesan moral kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih bijak dalam menghadapi era digitalisasi.
Ia mengajak warga untuk tidak mudah terbawa arus negatif di media sosial yang berpotensi memecah belah persaudaraan.
Selain itu, ia juga memohon doa restu agar seluruh anggota legislatif yang kini duduk di kursi dewan dapat terus bekerja secara amanah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat di daerah pemilihannya masing-masing.
“Kita ingin di era digitalisasi masyarakat Pacitan tidak ikut-ikutan menyebarkan hal negatif. Dan mohon doa serta dukungan agar saudara yang bekerja di DPRD dapat bekerja untuk rakyat. Serta disampaikan di dapilnya masing-masing. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, parade rebana kami nyatakan dibuka,”pungkas ASB.












