Pacitanku.com, MALANG – Sebanyak 390 peserta Patriot Integritas Muda (PIM) Jawa Timur 2025 secara resmi dikukuhkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Malang pada Kamis, 30 Oktober 2025.
Pengukuhan ini ditandai dengan pembacaan ikrar integritas sebagai komitmen pemuda untuk menjadi agen perubahan dan penjaga kejujuran dalam sistem pemerintahan daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemuda dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, termasuk Yoga Pratama, perwakilan dari GMNI Pacitan, yang berhasil lolos menjadi bagian dari 40 pemuda terbaik.
Baca juga: Yoga Pratama Putra Wakili Pacitan di Jajaran 40 Patriot Integritas Muda Terbaik Jatim
Dalam arahannya, Gubernur Jawa Timur mengajak seluruh peserta untuk menanamkan semangat integritas dan menjadi bagian dari sistem pemerintahan yang jujur, bersih, dan amanah. Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Jawa Timur tetap berada di jalur yang benar di tengah berbagai dinamika politik.
“Kali ini memang banyak aroma yang tidak seiring dengan kegiatan kita hari ini. Tapi saya ingin menyampaikan agar kalian yakin bahwa Pemprov Jawa Timur berada di jalan yang benar,”kata Gubernur.
Gubernur Jawa Timur menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga nilai kejujuran. Bahkan, ia secara eksplisit meminta para patriot muda berani melapor jika menemukan penyimpangan di lapangan.
“Beri tahu saya jika ada indikasi koruptif atau perilaku yang tidak jujur. Selamat bertugas,” tutup Gubernur, seraya berharap Allah memberikan kekuatan dan keberkahan bagi perjuangan integritas.
Usai pencanangan, acara dilanjutkan dengan talk show pencegahan korupsi bersama Ariz Dedy Arham dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan akademisi Suko Widodo. Sesi ini fokus membahas penggunaan media sosial untuk pencegahan korupsi.
Melalui PIM Jatim 2025, Pemerintah Provinsi berharap dapat melahirkan generasi muda yang berani, berintegritas, dan siap menjadi pelopor pemerintahan bersih di masa depan.












