Pacitanku.com, NGADIROJO – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Tawakkal kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Pacitan.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan pada 10 hingga 11 Oktober 2025 ini diikuti oleh delegasi terbaik dari seluruh sekolah dasar se-Kabupaten Pacitan.
SDIT Tawakkal, yang mewakili Kecamatan Ngadirojo, berhasil menyabet sejumlah penghargaan bergengsi dalam kejuaraan tersebut.
Di antara prestasi terbaiknya adalah Juara 1 Tahfidz Putra yang diraih oleh Abdullah Raffazio Kenzie, serta Juara 2 Cabang MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) oleh Hilmy Abdillah KN. Kontingen Tahfidz Putra Kecamatan Ngadirojo yang dikirim seluruhnya berasal dari SDIT Tawakkal, dengan Muhammad Rafardhan Athala turut meraih Juara Harapan 3 di cabang yang sama.
Keberhasilan SDIT Tawakkal semakin lengkap setelah Tim Hadroh Suluk Tenggara Bumi Ngadirojo, yang diperkuat Hilmy Abdillah KN dan Farhan Hafid Pradana, juga meraih Juara 1 Hadroh.
Tim Hadroh ini bahkan dijadwalkan tampil kembali pada puncak peringatan Hari Santri Nasional Kabupaten Pacitan.
Kepala SDIT Tawakkal, Sogiran, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi ini, yang dicapai siswa meskipun hanya dengan waktu latihan sekitar dua minggu.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan berlatih siswa-siswi SDIT Tawakkal terus berkembang. Kami hanya berlatih sekitar dua minggu, namun prosesnya berjalan lancar dan penuh semangat,” kata Sogiran.
Sogiran berharap, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga dapat meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, dan kemampuan berkolaborasi siswa.
Keberhasilan ini sejalan dengan program sekolah dalam aktualisasi potensi melalui bina prestasi, yang merupakan pengembangan dari pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) serta Bina Pribadi Islami.
Selain di tingkat kabupaten, SDIT Tawakkal juga menorehkan hasil gemilang di tingkat kecamatan dengan meraih Juara 2 Lomba Adzan (Ma’ruf Al-Kharki) dan Juara Harapan 3 Lomba Kaligrafi (Naazneen Azalea Purnomo).













