Pacitanku.com, PACITAN – Gelaran Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Partai Demokrat Gelombang IV resmi berakhir pada Sabtu (27/9/2025) sore di Museum dan Galeri SBY*Ani, Pacitan.
Penutupan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.
Sejak dimulai, kegiatan ini diikuti anggota DPRD Demokrat dari kawasan Sulawesi, Maluku, dan Gorontalo.
Selama beberapa hari, mereka mendapatkan materi seputar politik, pembangunan, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Herman Khaeron menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas konsistensi dan antusiasme yang ditunjukkan sepanjang rangkaian acara.
Menurutnya, Bimteknas tidak sekadar menjadi ajang peningkatan kapasitas, melainkan juga wadah konsolidasi soliditas dan penguatan strategi partai.
“Bimteknas merupakan bentuk keseriusan Partai Demokrat dalam membekali kader agar semakin siap memperjuangkan aspirasi rakyat sekaligus menjaga marwah politik yang santun dan bermartabat,” tegas Herman.
Selain pembekalan materi, peserta juga diajak mengunjungi Museum dan Galeri SBY*Ani sebagai refleksi perjuangan serta keteladanan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Momentum ini diharapkan dapat memperkuat karakter kebangsaan serta semangat pengabdian kader Demokrat.
Acara penutupan berlangsung khidmat dengan suasana kebersamaan.
Para peserta mengaku mendapat banyak pengalaman dan inspirasi yang bisa diterapkan dalam tugas sebagai legislator di daerah masing-masing.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wasekjen DPP Demokrat Renanda Bachtar, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, serta Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.
Dalam sambutannya, Bupati Indrata mengapresiasi kepercayaan Partai Demokrat yang kembali menjadikan Pacitan sebagai tuan rumah kegiatan nasional.
“Pacitan merasa bangga menjadi pusat kegiatan Bimteknas. Kehadiran tokoh-tokoh Demokrat dari berbagai wilayah tentu memberi motivasi bagi masyarakat, sekaligus mengangkat nama daerah di tingkat nasional,” ungkap Indrata.
Rangkaian Bimteknas Partai Demokrat sendiri akan terus berlangsung hingga 2 Oktober 2025 mendatang dengan berbagai agenda penguatan kapasitas dan konsolidasi kader.












