Pacitanku.com, PACITAN – Stadion dan Gelanggang Olahraga (GOR) Pacitan, dua fasilitas olahraga yang menjadi kebanggaan masyarakat Pacitan, akhirnya memiliki nama resmi.
Nama baru yang disematkan adalah Stadion dan GOR Wijaya Krida. Peresmian nama ini merupakan hasil dari musyawarah bersama dan pemberian nama langsung oleh mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pergantian nama ini ditandai dengan acara tasyakuran yang dilaksanakan pada Kamis (4/9/2025), di kompleks stadion.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan warga binaan Rutan Pacitan yang turut berkontribusi dalam perawatan dan pengecatan fasilitas stadion.
Menurut Bupati Indrata Nur Bayuaji, nama Wijaya Krida memiliki makna filosofis yang mendalam. Nama tersebut, yang disematkan oleh SBY, berasal dari bahasa Sansekerta. Wijaya berarti “kesuksesan” atau “kejayaan,” sementara Krida dimaknai sebagai “upaya” atau “usaha” dalam bidang olahraga.
Dengan demikian, nama ini mengandung harapan besar agar dunia olahraga di Pacitan semakin maju dan berprestasi, membawa nama harum daerah hingga kancah nasional dan internasional.
Bupati juga menjelaskan bahwa pemilihan nama ini melalui proses panjang. Berbagai usulan nama sempat diajukan kepada SBY, termasuk nama tokoh pendahulu seperti Buwono Keling, bahkan nama SBY sendiri sebagai bentuk penghormatan.
Namun, SBY memilih nama Wijaya Krida, sebuah nama yang dianggap paling sesuai untuk semangat dan tujuan pembangunan fasilitas olahraga tersebut.
Sejak diresmikan oleh Presiden SBY pada tahun 2013, baik stadion maupun GOR Pacitan memang belum memiliki nama resmi.
Kini, setelah lebih dari satu dekade, kedua fasilitas ini akan dikenal dengan nama Stadion dan GOR Wijaya Krida, menjadi simbol baru bagi semangat olahraga dan kebanggaan masyarakat Pacitan.











