Pacitanku.com, PACITAN — Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Partai Golkar Pacitan pada Minggu (31/8/2025) membuka lembaran baru dengan mundurnya Ketua DPD Partai Golkar Pacitan, Gagarin Sumrambah.
Mundurnya Gagarin ini sekaligus menandai babak baru estafet kepemimpinan di partai berlambang beringin tersebut.
Mundurnya Gagarin Sumrambah dari posisi ketua Golkar Pacitan dilakukan secara resmi.
Keputusan ini diambil agar ia dapat sepenuhnya mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Pacitan, sebuah peran yang diembannya hingga tahun 2029 mendatang.
Baca juga: Mundur dari Golkar, Gagarin Sebut Ingin Fokus Jabat Wabup Pacitan
Dalam laporan kepemimpinannya, Gagarin Sumrambah mengenang kembali dinamika yang terjadi selama menjabat sebagai ketua Golkar Pacitan periode 2020–2025.
Ia juga menceritakan tantangan besar yang dihadapi pada masa awal kepemimpinannya yang bertepatan dengan pandemi Covid-19.
“Jajaran DPD Partai Golkar masa bakti 2020–2025 ini terbentuk melalui Musda ke-10, pada tanggal 20 Agustus 2020. Saya diberikan suatu amanah menjadi ketua DPD Partai Golkar,” ujar Gagarin.
Ia menegaskan, amanah tersebut dijalankan dengan sepenuh hati, dengan tekad untuk membawa Golkar menjadi partai terbaik di Pacitan.
“Ikhtiar saya membenahi suprastruktur dan infrastruktur partai. Saat itu bukanlah hal mudah, pertemuan-pertemuan serba terbatas. Kami beserta semua kader bertekad membawa Partai Golkar menjadi yang terbaik,” tambahnya.
Selama kepemimpinannya, Gagarin juga melakukan renovasi dan pembangunan infrastruktur partai.
Ia menekankan bahwa semua upaya tersebut dilakukan dengan kesungguhan, baik lahir maupun batin, dan harus berjalan beriringan dengan kerja sama dari seluruh kader partai.











