Pacitanku.com, PACITAN – Perbukitan Pacitan menjadi saksi bisu gelora patriotisme. Di tebing Bukit Gelon, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan selembar kain raksasa berukuran 20 x 15 meter perlahan membentang megah.
Bendera Merah Putih ini bukan sekadar lambang, melainkan deklarasi cinta para pecinta alam kepada Tanah Air, tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengibaran bendera yang digelar pada Minggu (17/8/2025) ini merupakan kolaborasi heroik sejumlah komunitas, antara lain Pacitan Speleologi Society (PSS), Spekta dari UIN Surakarta, Giri Bahama serta Gema Arga Nusa (GAN) dari Univet Sukoharjo.
Baca juga: PLN Nusantara Power dan Warga Dersono Kibarkan Merah Putih di Atas Perahu Sungai Maron
Lokasi Bukit Gelon dipilih karena tantangan ekstrem dan jalurnya yang menantang.
“Kami rutin mengibarkan bendera raksasa di alam terbuka. Biasanya di gua atau luweng, tetapi tahun ini kami memilih tebing Bukit Gelon,”ujar Aziz Pratoko, koordinator acara.
Aziz menambahkan bahwa tebing ini akan menjadi bagian penting dari Ekspedisi Merah Putih Pacitan pada 21 Agustus mendatang, yang rencananya akan diikuti oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Lebih dari sekadar tantangan fisik, aksi ini memiliki makna mendalam. Menurut Aziz, pengibaran bendera di alam bebas menjadi simbol bahwa semangat nasionalisme dapat diwujudkan di mana saja.
“Ini adalah cara kami menunjukkan bahwa semangat kebangsaan bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk dan ruang, salah satunya melalui kegiatan di alam terbuka,”tuturnya.
Kemegahan bendera yang membentang di tebing disaksikan dari Pantai Pancer.
Dari lokasi itu, para peserta upacara dapat melihat dengan jelas Bendera Merah Putih yang berkibar, menciptakan pemandangan yang tak terlupakan.
Selain memupuk rasa kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi potensi wisata alam Pacitan.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin mengenal dan mencintai keindahan alam Pacitan,”ungkap Aziz.
Inisiatif positif ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga.
Pemerintah daerah menilai aksi ini sangat positif karena tidak hanya menumbuhkan semangat nasionalisme, tetapi juga efektif mempromosikan potensi wisata daerah.












