Mengusung Harapan Baru, Pendidik Pacitan Berbagi Praktik Baik Tingkatkan Literasi

oleh -242 Dilihat
Ratusan pendidik dari berbagai jenjang berkumpul dalam acara NGOPI SORE (Ngobrol Pendidik Soal Literasi Sekolah) di Cafe Kipokopi. Diinisiasi oleh Komunitas Belajar (Kombel) Magenta, acara ini menjadi ajang berbagi praktik baik untuk meningkatkan literasi. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Sebanyak ratusan pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di Pacitan berkumpul dalam suasana hangat dan inspiratif pada Rabu (6/8/2025).

Acara bertajuk “NGOPI SORE (Ngobrol Pendidik Soal Literasi Sekolah)” yang diinisiasi oleh Komunitas Belajar (Kombel) Magenta ini menjadi forum berbagi praktik baik yang bertujuan meningkatkan literasi di sekolah.

Berlangsung santai di Cafe Kipokopi, kegiatan ini menunjukkan semangat kolaborasi para guru untuk menciptakan perubahan positif di dunia pendidikan.

Kombel Magenta, yang terdiri dari Isharyanto (Ketua Kombel), Luluk Farida, Agil Yoestri, Ernita Rismawati, dan Retno Widowati, bertindak sebagai diseminator utama.

Mereka secara bergantian memaparkan “Aksi Baik” yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.

Berbagai inovasi dihadirkan, mulai dari modifikasi proses pembelajaran yang interaktif hingga program peduli lingkungan seperti SARISADA (Satu Hari Satu Daun) dan pengolahan limbah organik.

Isharyanto menjelaskan, forum ini bukan sekadar ajang berbagi pengalaman, melainkan ruang untuk memperluas jaringan kolaborasi antar pendidik.

“Ketika kita saling berbagi, kita tidak hanya memberi ide, tetapi juga membuka peluang untuk bekerja sama dalam program yang berdampak lebih luas,”ujarnya.

Sebelum Kombel Magenta memaparkan gagasannya, panggung inspirasi dihangatkan oleh tiga tokoh pendidikan Pacitan.

Indra Prastowo, Kepala SMKN Sudimoro, membagikan kisah sukses sekolahnya dalam meraih prestasi di bidang keterampilan dan inovasi.

Selanjutnya, Krisna Adi Pradana, guru SDN Arjowinangun yang juga dikenal sebagai kreator konten edukasi, berbagi tips memanfaatkan media digital untuk membuat pembelajaran lebih hidup dan menarik.

Tidak ketinggalan, Siti Andariyah, Pengawas SMA, menceritakan perjalanannya yang memotivasi banyak guru untuk terus mengembangkan diri.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Budiyanto, beserta sejumlah pengawas sekolah, termasuk Sumaryono dari Korwil Pacitan, serta perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi.

Kehadiran para kepala sekolah dan guru dari berbagai jenjang turut meramaikan dan memperkaya diskusi.

Dalam sambutannya, Budiyanto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap NGOPI SORE. Menurutnya, literasi masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan, dan kegiatan semacam ini merupakan langkah strategis untuk menjawab persoalan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan sore ini. Ini bisa menjawab problem kita terkait literasi. Semoga kegiatan ini memotivasi guru lain untuk tergerak bersama mencerdaskan anak didik di sekolah masing-masing,” tegas Budiyanto.

Dipandu oleh Agus Ika Prayoga, acara ditutup dengan sesi diskusi santai yang penuh kehangatan. Para peserta saling bertukar pikiran, memberikan masukan, dan menjajaki kemungkinan kolaborasi di masa mendatang.

Acara NGOPI SORE tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menguatkan keyakinan bahwa setiap guru, melalui langkah kecilnya, mampu membawa perubahan besar bagi pendidikan di Pacitan.

Kombel Magenta berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi rutin yang menginspirasi komunitas belajar lain di Pacitan.

Dengan kolaborasi, inovasi, dan semangat mengajar yang kuat, para pendidik optimis literasi di sekolah akan meningkat, membentuk generasi muda Pacitan yang cerdas, kreatif, dan peduli lingkungan.

No More Posts Available.

No more pages to load.