Lulus Seleksi Ketat, Putra Anggota DPRD Pacitan Siap Jadi Taruna AAL

oleh -2423 Dilihat
Jalu Handoko, putra dari Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan Rudi Handoko, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan diterima di Akademi Angkatan Laut (AAL). (Foto: Dok. Rudi Handoko for Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Jalu Handoko, putra dari Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan, Rudi Handoko, berhasil mengukir prestasi membanggakan setelah lolos seleksi ketat dan resmi diterima di Akademi Angkatan Laut (AAL).

Kelulusan ini menjadi puncak kebahagiaan bagi keluarga setelah Jalu menempuh perjuangan panjang dan penuh dedikasi.

Rudi Handoko menyampaikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian sang putra.

Menurutnya, Jalu menempuh serangkaian seleksi berat, dimulai dari tingkat daerah di Surabaya hingga tahap akhir atau pantukhir pusat di Magelang.

“Kami selaku orang tua terus memberikan dukungan, arahan, dan semangat. Kami tidak pernah memaksakan, tetapi memberikan kepercayaan dan tanggung jawab penuh,”ujar Rudi, Selasa (5/8/2025) di pacitan.

Jalu Handoko, yang berasal dari Tulakan, Pacitan, memiliki rekam jejak yang cemerlang sejak masa sekolah.

Lulusan SMA Taruna Angkasa Madiun ini dikenal sebagai siswa berprestasi, aktif di berbagai kegiatan, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

Ia pernah menjadi anggota Paskibraka Kota Madiun, tergabung dalam drumband yang tampil hingga ke luar negeri, serta menjabat sebagai Wadan Wing Korp di sekolahnya.

Selain prestasi akademik, Jalu juga menekuni pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) dan meraih sejumlah prestasi gemilang, seperti Juara 3 di Kejuaraan Akmil Magelang dan Juara 2 di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Malang.

Demi menunjang persiapan seleksi, Jalu bahkan rela mengikuti bimbingan belajar (bimbel) di Surabaya dan secara mandiri rutin melatih fisik dengan berlari, pull up, push up, dan berenang setiap sore.

Perjuangan Jalu dimulai dari Panselinda Surabaya, di mana ia bersaing dengan 1.700 pendaftar dan menjadi salah satu dari 212 orang yang lolos ke tahap pusat.

Di pantukhir pusat, ia kembali berkompetisi dengan sekitar 1.700 calon Taruna dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 1.274 peserta yang dinyatakan lolos pada pengumuman Sabtu lalu, dan Jalu berhasil menjadi bagian dari mereka.

Menariknya, Jalu sempat lolos seleksi di PEM Akamigas, di bawah naungan Kementerian ESDM, namun ia memilih untuk mengundurkan diri setelah dinyatakan diterima di Akmil.

Sebagai orang tua, Rudi Handoko berpesan kepada Jalu agar tetap rendah hati, terus berlatih, dan menjadi perwira yang tangguh.

“Jadilah perwira, petarung yang tangguh, berani, dan profesional dalam melaksanakan tugas-tugas kenegaraan,” pungkas Rudi, yang merupakan legislator Partai Demokrat dari daerah pemilihan (dapil) VI (Tulakan-Kebonagung) ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.