Modin di Pacitan Diharapkan Turut Edukasi Masyarakat Cegah Pernikahan di Bawah Umur

oleh -172 Dilihat
Bupati saat membuka acara Peningkatan Kapasitas Modin Non Perangkat Desa se-kabupaten Pacitan pada Rabu (12/6/2024). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengharapkan peran modin di desa untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam upaya mencegah pernikahan di bawah umur.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka acara Peningkatan Kapasitas Modin Non Perangkat Desa se-kabupaten Pacitan pada Rabu (12/6/2024).

Kegiatan yang digelar dalam rangka mendukung pencegahan pernikahan di bawah umur dan percepatan penurunan stunting tersebut digelar di Gedung Karya Darma.

Sebagai tenaga non perangkat desa yang bertugas mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan pernikahan dan kematian tersebut, modin bisa memberikan edukasi kepada calon pengantin untuk lebih mempersiapkan diri menuju jenjang pernikahan.

Apalagi bagi calon mempelai yang masih berusia di bawah umur.

“Jadi ini perlu pendidikan juga, untuk itu  panjenengan diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat biar kedepan kita lebih ringan karena adanya permasalahan stunting itu rentetannya juga dari ini,”kata Bupati, mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Menurut Bupati, pernikahan di bawah umur harus disikapi dengan bijak. Karena dampak yang muncul di kemudian hari bisa lebih kompleks.

Meski secara fisik biologis pengantin di bawah umur terlihat mampu, namun tidak demikian dengan psikis dan emosional.

“Panjenengan kalau ketemu calon pengantin masih di bawah umur sebisa mungkin beri pengertian, bukan dihalangi tapi diundur sampai batas umur yang pas,”jelas Bupati.

Bupati sadar jika menghadapi persoalan tersebut butuh dukungan semua pihak termasuk orang tua. Menyiapkan pernikahan sangat penting untuk menciptakan kualitas rumah tangga yang baik sehingga menghasilkan generasi yang berkualitas.

No More Posts Available.

No more pages to load.