Pilbup Pacitan Menghangat, Bupati-Ketua DPRD Berebut Rekom DPP Partai Demokrat

oleh -698 Dilihat
BERSAING. Bupati petahana-Ketua DPRD Pacitan sama-sama berjuang memperebutkan rekomendasi DPP Partai Demokrat. (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, PACITANPemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Pacitan yang akan berlangsung pada Rabu (27/11/2024) mendatang mulai menghangat.

Pasalnya, dua pimpinan pucuk pemerintahan di pacitan saat ini, yakni Bupati dan Ketua DPRD Pacitan berebut mendapatkan rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Dua pimpinan lembaga pemerintahan tertinggi di Pacitan tersebut, yakni Bupati Pacitan Indrata Nur bayuaji dan Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono diketahui sama-sama mendaftar dalam penjaringan internal bakal calon bupati dan wakil bupati melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pacitan.

Usai sama-sama mengambil formulir, kedua tokoh politik yang juga kader Partai Demokrat itu diketahui sama-sama mengembalikan formulir ke panitia penjaringan bacabup-bacawabup DPC Partai Demokrat pacitan pada Jumat (24/5/2024) lalu.

Keduanya pun sama-sama optimistis meraih rekomendasi dari DPP partai Demokrat untuk maju dalam Pilbup Pacitan 24 November mendatang.

Bupati petahana Indrata Nur Bayuaji memohon doa restu kepada masyarakat melajutkan upaya mewujudkan Pacitan sejahtera dan bahagia.

“Mohon do’a restu, ikhtiar kami masih akan berlanjut untuk mewujudkan Pacitan nyawiji yang sejahtera dan bahagia,”katanya.

Terpisah, Ronny Wahyono menyampaikan tekadnya untuk maju sebagai calon Bupati Pacitan dan berkomitmen untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Pacitan.

Ronny mengatakan memajukan Pacitan melalui kepemimpinan sebagai Bupati adalah bagian dari ibadah untuk menyejahterakan umat.

“Jadi kami serius untuk berjuang  bagaimana Pacitan ke depan bisa lebih baik dan itu kami buktikan dengan mengembalikan berkas formulir pendaftaran ini ke DPC Partai Demokrat pada Jumat sore,”katanya.

Menurut Ronny, menjadi bupati adalah satu langkah ibadah dalam rangka untuk memajukan Pacitan.

“Untuk memajukan Pacitan dengan menjadi Bupati adalah sebagai salah satu gerakan ibadah. Karena ibadah ini juga untuk mensejahterakan umat”paparnya.

Pada Pilbup tahun ini, penjaringan internal DPC Partai Demokrat Pacitan diikuti empat bakal calon. Adapun pendaftar pertama adalah pimpinan Pondok Pesantren An-Nur Pringkuku yang sempat maju menjadi Caleg DPR RI dari PKS pada Pemilu 2024 lalu, yakni KH Muhammad Thoha.

Selain KH Muhammad Thoha, ketiga tokoh yang mendaftar lainnya adalah tokoh yang juga kader Partai Demokrat, yakni Ronny Wahyono yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan.

Kemudian Indrata Nur Bayuaji yang saat ini menjabat sebagai Bupati Pacitan. Dan yang terakhir adalah Rakhman Wijayanto, yang merupakan caleg terpilih dari Partai Demokrat.

Hasil survei sangat menentukan

Ketua penjaringan Bacabup-Bacawabup Partai Demokrat Pacitan Kristanto Waluyo mengatakan elektabilitas dari para calon yang mendaftar tersebut menjadi syarat dan pertimbangan partainya dalam mengusung calon kepala daerah.

DPC, kata dia, hanya memproses penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan.

“Ya persyaratan yang umum kita soal dengan aturan kemudian kita menggunakan hasil survei. Jadi nanti setiap calon nanti men-survei dirinya dengan lembaga survei yang sudah kita tentukan, kemudian hasilnya nanti akan kita kirim ke (DPP Partai Demokrat) Jakarta,”kata Kristanto.

Sebagai informasi, Pilbup Pacitan akan digelar pada 27 November 2024 mendatang. Di Pacitan, dari semua parpol pemilik kursi DPRD, hanya Partai Demokrat yang memenuhi syarat mengusung pasangan calon sendiri. Sementara, 8 parpol lainnya harus berkoalisi untuk mengusung paslon.

Sebab, berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati, serta wali kota dan wakil wali kota perlu memiliki 20 persen jumlah kursi DPRD untuk mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah.

Di Kabupaten Pacitan, dengan total kursi DPRD sebanyak 45, maka memerlukan minimal 9 kursi sebagai ambang batas minimal pencalonan Bupati dan Wakil Bupati.

Dari 9 Parpol pemilik kursi DPRD Pacitan tahun 2024, hanya Partai Demokrat yang bisa mencalonkan kepala daerah secara mandiri.

Sementara, 8 parpol lainnya harus berkoalisi untuk memajukan calon kepala daerah pada 27 November 2024 mendatang, yakni Partai Golkar (7 kursi), PDIP (6 kursi), PKB (5 kursi), Nasdem (2 kursi) PPP (2 kursi), PKS (2 kursi), Hanura (2 kursi) dan Gerindra (1 kursi).

Dari 8 parpol diluar Partai Demokrat, baru 3 Parpol yang sudah menentukan sikap politiknya, yakni PPP, Hanura dan Gerindra.

Tiga Parpol dengan total 5 kursi DPRD itu resmi mengusung bakal calon dari Partai Demokrat, yakni Rakhman Wijayanto sebagai Bacawabup Pacitan pada Pilbup 2024 mendatang.

Sedangkan Golkar, PDIP, PKB, Nasdem dan PKS belum menentukan sikap politiknya dalam Pilbup Pacitan. (DP)

No More Posts Available.

No more pages to load.