Diduga Korsleting, Gudang Sembako di Pacitan Dilalap Api

oleh -900 Dilihat
PADAMKAN API. Tim Damkar Pacitan memadamkan kobaran api di salah satu gudang di Pacitan, Senin (20/5/2024) siang. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Sebuah gudang sembako milik Dwi Agus Arianto Hidayat yang berada di wilayah Jalan Teluk Tambora, lingkungan Barehan, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan terbakar pada Senin (20/5/2024) siang.

Peristiwa itu sempat menimbulkan kepulan asap yang menghebohkan warga sekitar dan penguna jalan.

Akibat kebakaran tersebut, sebagian isi gudang berupa tumpukan kardus yang berada di halaman gedung ludes dilalap api. Api juga sempat merembet ke atap gudang utama sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Menurut keterangan Kabid Damkar Satpol PP Pacitan Sugito kepada awak media, kebakaran tersebut diduga akibat adanya hubungan arus pendek atau korsleting di salah satu titik di gudang yang di bawahnya terdapat banyak tumpukan kardus sehingga cepat memicu api yang membesar.

“Yang terbakar tadi mulai dekat meteran, ada info tapi belum begitu pasti, ada meteran yang mengalami korsleting,”kata Sugito.

Beruntung, kata Sugito, api berhasil dipadamkan dan tidak sampai membakar gudang utama kawasan itu.

Sugito menuturkan kronologi peristiwa tersebut berawal saat pihaknya menerima laporan adanya gudang terbakar.

“Senin siang hari ini sekitar jam 13.26 WIB kami menerima laporan dari pihak yang punya gudang kemudian kami segera meluncur ke lokasi, ini masih di area manajemen kebakaran jaraknya tidak lebih dari 7,5 km, maka kami Insyaallah langsung bisa tanggap dan menangani,”jelas dia.

Lebih lanjut, Sugito menuturkan Damkar Pacitan menerjunkan 4 kendaraan pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

“Api bisa dipadamkan, kebakaran bisa dikendalikan, (gudang) ini alhamdulillah bisa diselamatkan, gudang utama masih bisa berdiri megah,”pungkasnya.

Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini. Hanya saja kerugian material akibat kebakaran ini mencapai puluhan juta rupiah.

No More Posts Available.

No more pages to load.