Bikin Bangga! AKN Pacitan Bikin Animasi Wayang Beber untuk Lestarikan Budaya Pacitan

oleh -8 Dilihat
LESTARIKAN BUDAYA. Dosen AKN Pacitan dengan karyanya wayang beber animasi. (Foto: Dok. AKN Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan sukses membuahkan karya fenomenal, yakni animasi wayang beber Pacitan.

Sebagai informasi, Pacitan sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah yang kental budaya, seperti Kethek Ogleng hingga Wayang Beber.

Hal inilah yang melandasi dosen AKN Pacitan jurusan Tata Laksana Studio Produksi, Fajar Abadi membuat wayang tersebut dalam bentuk animasi.

“Dibuatnya animasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait cerita Wayang Beber dengan cara yang menarik,”katanya, Rabu (9/8/2023) di Pacitan.

Menurut Fajar, animasi adalah bentuk alih wahana yang paling menarik karena banyak masyarakat yang senang dengan visual dan dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Wayang Beber ini pada umumnya adalah berbentuk gambar dan tak bisa dimainkan seperti wayang kulit karena disajikan dalam wujud bentangan kertas.“Wayang Beber ada 6 gulungan/bentangan, tetapi saya baru membereskan gulungan yang pertama pada video berdurasi 20 menit,”ungkap dia.

Berdasarkan kisahnya, Wayang Beber merupakan cerita cinta antara Panji Asmarabangun/Jaka Kembang Kuning dan Dewi Sekartaji. Fajar sengaja membuat animasi wayang beber tersebut tanpa mengubah pakem ceritanya.

Dengan begitu, penonton animasi dapat terhibur dan mengetahui makna cerita tanpa harus membaca gulungan terlebih dahulu.

Adapun dalam satu gulungan tersebut, terdapat empat adegan yang mengisahkan kesimpulan animasi, yaitu pasewakan di bangsal tahta Kerajaan Kediri, perjalanan melewati pegunungan, nasihat Tumenggung Kalamisana di Paluhamba, dan bermain musik di Paluhamba.

Bagi Fajar, proyek Wayang Beber ini bisa menjadi sarana pembelajaran terbaik untuk mengasah keterampilan mahasiswa, khususnya di bagian pewarnaan dan background.

Fajar pun menjelaskan bahwa pewarnaan tokoh dan karakter pada film animasi tidak menggunakan teknik pewarnaan sungging, melainkan menggunakan teknik pewarnaan blok dengan pemilihan warna sesuai pada gulungan.

Wayang yang digunakan dalam film animasi merupakan hasil pengubahan melalui proses kreasi artistik sesuai yang ada pada cerita adegan Wayang Beber, seperti awan, tumbuhan, rumah, dan lain sebagainya.

Tak ingin berhenti di gulungan pertama, Fajar pun ingin menuntaskan seluruh gulungan agar bisa dialihwahanakan dalam bentuk animasi.

Saat ini, ia dan beberapa mahasiswa lainnya pun sedang menuntaskan gulungan yang kedua dan targetnya akan dipublikasikan pada tahun ini.

Untuk video animasi Wayang Beber gulungan pertama, sudah dilihat lebih dari 23 ribu penonton di akun YouTube Fajar Abadi yang diunggah sejak tahun lalu.

Dalam menciptakan animasi Wayang Beber ini, tentu saja Fajar tidak sendirian. Terdapat tangan-tangan mahasiswa yang turut membantunya dalam proyek tersebut. Salah satunya adalah Aditia Narotama, mahasiswa Jurusan Tata Laksana Studio Produksi yang kini sudah semester 4.

“Waktu itu saya sangat antusias dipilih Pak Fajar untuk mengembangkan animasi ini. Apalagi waktu itu saya masih di semester awal dan ingin belajar lebih banyak,”kata Aditia, salah satu mahasiswa AKN Pacitan.

Lebih lanjut, Adit menjelaskan bahwa ia diberikan tugas untuk memberikan pewarnaan di background animasinya.

Melalui proyek tersebut, dia bisa menerima manfaat untuk dirinya sendiri, seperti belajar mengenai konsep warna dan rasa pewarnaan yang terkandung dalam animasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.