Edukasi Siswa, Gelar Sarasehan Lingkungan Hidup di MI GUPPI Ponggok Pacitan

oleh -5 Dilihat
Panitia event rawat jagat Pacitan 2023 menggelar sarasehan peduli lingkungan hidup yang digelar pada Sabtu (22/7/2023) di MI GUPPI Desa Ponggok, Pacitan. (Foto: Ilham Zhanuar Zahro)

Pacitanku.com, PACITAN – Panitia event rawat jagat Pacitan 2023 menggelar sarasehan peduli lingkungan hidup yang digelar pada Sabtu (22/7/2023) di MI GUPPI Desa Ponggok, Pacitan. Kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian dalam kegiatan rawat jagat yang puncaknya digelar pada Sabtu (29/7/2023) mendatang.

Sarasehan di MI GUPPI Ponggok ini dihadiri oleh Tim dari Sea Walls Indonesia sebagai pemateri. Sea walls Indonesia adalah penggerak seni dan persoalan lingkungan laut.

Salah satu narasumber dalam kegiatan itu, Chrismilia Natalia mengungkapkan event rawat jagat tahun ini mengusung tagline nature environment. Dan pada sarasehan yang melibatkan siswa kelas 4, 5 dan 6 itu mengusung tema lingkungan: sampah dan biota lautnya.

“Kegiatan ini diadakan dalam rangka acara Rawat Jagat yang kedua, tahun 2023. Rawat Jagat ini taglinenya nature environment. Jadi bagaimana kita punya kepedulian terhadap lingkungan,” kata perempuan yang akrab disapa Cik Nonik ini.

Lebih lanjut, Cik Nonik mengatakan dalam sarasehan itu mengajak kepada para siswa untuk belajar tentang sampah plastik dan efeknya pada biota laut.

“Jadi karena bagaimana bisa memberi pengetahuan kepada anak-anak, bahwa sampah yang mereka hasilkan dari gunung sekalipun pada akhirnya akan mempengaruhi kehidupan kita melalui biota laut yang mereka makan,”imbuh dia.

Kepala sekolah MI GUPPI Ponggok Matori mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia,  kegiatan sarasehan itu bagus dengan mengusung semangat peduli lingkungan hidup, salah satunya sampah dan biota laut.

Matori juga berharap setelah selesai kegiatan sarasehan ini, dari anak-anak yang telah diberi ilmu dari pemateri nantinya dapat dipraktekkan di rumah.

“Sehingga lingkungan rumah akan terilihat bersih, rapi, indah, dan asri,”ujar dia.

Salah satu pemateri dalam sarasehan tersebut, Nanung Warsono mengatakan edukasi publik mengenai pengelolaan sampah itu penting dimulai sejak dini.

“Maka ini tepat diselenggarakan di sekolah setingkat SD di MI Ponggok itu, dan antusiasme murid-murid MI Ponggok ini sangat besar, sehingga apabila ini dilanjutkan dan dipupuk terus kesadaran mengenai pengelolaan sampah dan kesadaran untuk menjaga lingkungan itu dilanjutkan, maka menjadi kekuatan dari Pacitan sebelum terlambat,”jelasnya.

Nanung mengatakan, kesadaran mengenai pengleolaan sampah plastik sangatlah berpengaruh bagi kehidupan masa depan.

“Sampah plastik menjadi salah satu faktor utama tercemarnya lingkungan laut. Pacitan sebagai kota yang berbatasan langsung dengan laut, perlu memulai gerakan recycle sampah sehingga tidak mencemari lingkungan laut,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.