Peringati HPSN, Sekolah Alam Pacitan Gelar Fashion Show Kostum Daur Ulang Sampah

oleh -12 Dilihat
PEDULI LINGKUNGAN. Anak-anak dari Sekolah Alam Pacitan memperingati HPSN 2023 pada Selasa (21/2/2023). (Foto: Dok)

Pacitanku.com, PACITAN – Sekolah Alam Pacitan turut menyemarakkan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2023 dengan cara yang istimewa.

Sebagai informasi, HPSN yang jatuh setiap tanggal 21 Februari ini menjadi momentum penting yang mengingatkan semua pihak bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama.

HPSN atau Hari Peduli Sampah Nasional merupakan sebuah gerakan yang dilatarbelakangi oleh peristiwa longsor gunungan sampah di TPA Leuwigajah pada tahun 2005 silam..

Sekolah Alam Pacitan memanfaatkan momentum ini dengan menggelar kegiatan Fashion Show kostum daur ulang sampah.

Sejak Selasa (21/2/2203) pagi pukul 06.30 WIB, seluruh guru dan karyawan Sekolah Alam Pacitan berjajar di jalan depan gedung Sekolah Alam Pacitan untuk menyambut kedatangan siswa-siswinya dengan kostum daur ulang kardus.

Ada beberapa kostum daur ulang yang dibuat mulai dari Matahari, Spongebob, T-rex, robot, superhero, baju zirah, boneka dan sebagainya.

Hal tersebut sangat menarik khususnya untuk siswa-siswi Sekolah Alam Pacitan, juga Walimurid dan Masyarakat sekitar.

Terlihat senyum ceria terpancar jelas dari setiap siswa-siswi Sekolah Alam Pacitan, sembari mengucap “Good… Morning.., Selamat Hari Peduli Sampah Nasional” setiap guru berjabat tangan dengan siswa.

Penanggungjawab kegiatan peringatan HPSN Sekolah Alam Pacitan Tika Indriyani mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk promosi dan kampanye kami untuk mengajak anak-anak, orang tua walimurid dan masyarakat sekitar agar lebih peduli terhadap sampah yang ada di lingkunga.

“Seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, tidak menggunakan barang sekali pakai, memungut sampah, seperti yang kami ajarkan dan biasakan anak-anak di sekolah alam Pacitan,”kata Tika.

Tika berharap, melalui kegiatan tersebut anak-anak dan juga masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan utamanya sampah.

“Yang kita tahu bahwa setiap hari kita menghasilkan sampah yang sangat banyak, semakin hari sampah semakin banyak menumpuk, dimanapun kita berada disitu kita menemukan sampah,”tandas dia.

Sementara, Kepala Sekolah Alam Pacitan Bangun Naruttama juga menegaskan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bentuk konsistensi sekolah kami dalam hal pendidikan lingkungan.

“Kami juga berharap kegiatan semacam ini dapat menginspirasi seluruh elemen masyarakat, organisasi kelompok, baik lembaga maupun pemerintah untuk bersama-sama selalu dan selalu menjaga, merawat serta melestarikan lingkungan dimanapun kita berada,”katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.