Tinjau Dampak Banjir di Arjosari, Bupati Minta Warga Waspada Potensi Bencana

oleh -Dibaca 122 kali
CEK DAMPAK BENCANA. Bupati mengecek jembatan putus di Desa Mlati Arjosari pada Rabu (16/11/2022) sore. (Foto: Dok. Instagram Indrata Nur Bayuaji)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Arjosari pada Rabu (16/11/2022) kemarin menyebabkan sejumlah kejadian bencana alam terjadi di wilayah tersebut.

Sejumlah titik terdampak bencana diantaranya Desa Gegeran Arjosari yang sempat terjadi banjir bandang pada Rabu sore. Kemudian di Desa Mlati, jembatan penghubung Dusun Ketarjo Mlati putus akibat diterjang banjir.

Di Desa Sedayu sejumlah warga juga terdampak banjir yang terjadi pada Rabu tersebut. Selain di sejumlah desa itu, wilayah di Arjosari yang terdampak banjir pada Rabu kemarin adalah Desa Tremas.

Selain banjir, bencana longsor juga sempat menutup jalur utama Arjosari-Nawangan, tepatnya di Desa Temon. Longsor juga sempat menghambat jalur Pacitan-Ponorogo, tepatnya di Desa Kedungbendo Arjosari.

Melihat ada kejadian bencana alam, Bupati Aji mengecek dampak kejadian bencana di Arjosari pada Rabu sore hingga Rabu malam.

Sempat mengendarai mobil sendiri, Bupati yang didampingi Camat Arjosari dan sejumlah OPD akhirnya harus menaiki sepeda motor untuk menuju lokasi banjir, salah satunya adalah di Desa Mlati dan Desa Sedayu.

“Setelah mendapatkan laporan, Saya meninjau langsung dampak bencana banjir di Kecamatan Arjosari, di Desa Mlati, Saya ingin mengetahui pasti kondisi sarana penyeberangan yang putus akibat banjir bandang di aliran sungai Grindulu,”kata Bupati melalui unggahannya di Instagram.

Di jembatan yang putus itu, Bupati mengecek kondisi air dan juga sempat menghubungi OPD terkait untuk penanganan pasca bencana.

Sembari mengecek dampak bencana, Bupati juga sempat menikmati buah Nangka yang disajikan untuk menjamu Bupati dari warga setempat.

Tak hanya mengecek di Desa Mlati, Bupati juga mengecek dampak banjir di Desa Sedayu dan memastikan kondisi keselamatan masyarakat terdampak banjir di Desa Sedayu.

“Pada kesempatan itu, kami menyerahkan sedikit bantuan untuk warga terdampak banjir dan mudah-mudahan bermanfaat,”imbuhnya.

Secara khusus, Bupati juga menyebut curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Pacitan.

Untuk itu, dia mengharapkan masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan akan potensi bencana alam.

“Dan kami mengajak seluruh masyarakat Pacitan untuk memanjatkan do’a agar hujan deras yang akan datang hanya membawa berkah dan tentunya kita semua dijauhkan dari semua ancaman bencana alam. Aamin,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.