Banjir Terjadi di Wilayah Kota, Komisi II DPRD Pacitan Harapkan Pemda Lakukan Langkah Antisipasi

oleh -Dibaca 1,174 kali
Ketua Komisi II DPRD Pacitan Rudi Handoko. (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN –  Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan Rudi Handoko meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan langkah antisipasi pencegahan mengatasi banjir yang terjadi, utamanya di wilayah Kota yang terjadi pada Rabu (12/10/2022).

Saat ditemui awak media, pria yang akrab disapa Rudi ini mengatakan berdasarkan pantauan pada Rabu (12/10/2022) banjir sudah meluas di wilayah Pacitan Kota.

Tak hanya itu, Rudi mengatakan Pemda beberapa waktu lalu sudah melakukan upaya pengambilan sedimentasi yang ada di saluran dan sebagainya.

Baca juga: Ratusan Rumah Warga di Wilayah Pacitan Kota Terendam Banjir

Namun demikian, karena faktor curah hujan yang cukup tinggi, Rudi mengatakan hal itu juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir yang menyebabkan tak kurang dari tiga RT di wilayah lingkungan Bleber, Kelurahan Sidoharjo terdampak banjir tersebut.

“Ya (banjir) ini salah satu tantangan Pemda dan juga DPRD, untuk bagaimana kedepan (penanganan bencana) akan tetap bisa terlaksana dengan baik, dan tentunya habis ini DPRD juga akan menyarankan BPBD Pacitan untuk mengambil langkah apa yang dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini,”kata Rudi.

Peristiwa banjir yang terjadi pada Rabu (12/10/2022) tersebut sendiri diakibatkan salah satunya luapan Sungai Dusun Blimbing Pucangsewu. Sehingga dia mengharapkan Pemda segera melakukan langkah bagaimana mengantisipasi kejadin tersebut.

“Harapan kami kita akan segera meminta kepada Pemda dan BPBD bagaimana mengantisipasi ini, habis ini juga kita lakukan evaluasi, dan beberapa waktu lalu sudah ada pengambilan sedimentasi yang ada, Cuma ya namanya musibah, hujan juga tidak berhenti akhinrya kita tidak bisa mengantisipasi apa yang adanya,”paparnya.

Politisi Partai Demokrat ini meyakini Pemda melalui OPD terkait komitmen menyelesaikan persoalan banjir yang kerapkali terjadi di wilayah Kota ini.

“Tapi, Insyaallah Pemda dan BPBD komitmen segera menyelesaikan permasalahan (banjir) ini,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya di Pacitanku, tak kurang dari 150 rumah warga di lingkungan Bleber, Kelurahan Sidoharjo, Kabupaten Pacitan, terendam banjir sejak rabu (12/10/2022) pagi.

Hal itu diakibatkan curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut sejak Selasa (11/10/2022) yang mengakibatkan tanggul jebol dan air meluap.

Pada Rabu sore genangan air surut seiring hujan yang mulai reda. Namum, beberapa lokasi masih menggenang akibat rendahnya dataran. Seperti yang terjadi di Lingkungan Bleber Kelurahan Sidoharjo.

Kondisi ini semakin parah setelah tanggul parit setempat jebol. Sehingga untuk mempercepat surutnya air, warga terpaksa menjebol pembatas parit pada sisi terendah.

Selain itu, juga diupayakan penyedotan air dengan menggunakan mesin pompa. Selain Lingkungan Bleber Kelurahan Sidoharjo genangan air juga terjadi di Lingkungan Ngampel Kelurahan Ploso. Bedanya, ketinggian air tidak separah di Sidoharjo.

No More Posts Available.

No more pages to load.