Semarak Festival Nelayan di Pacitan Sambut Tahun Baru Islam: Tasyakuran Sedekah Laut Hingga Mahalul Qiyam

oleh -Dibaca 1,238 kali
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pantai Teleng Pacitan menggelar acara Festival Nelayan mulai Jumat (29/07/2022) siang. (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Menyambut Tahun Baru Islam Muharram 1444 H / 2022 M ( 1 Sura), Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pantai Teleng Pacitan menggelar acara Festival Nelayan.

Rangkaian acara berlangsung mulai Jumat (29/07/2022) siang dengan menggelar tasyakuran sedekah laut

Berlangsung dikompleks UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan Pacitan, Festival Nelayan turut dihadiri Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat serta para pengunjung yang ingin menyaksikan gelaran tahunan tersebut.

Tasyakuran sedekah laut dimulai dengan sholawat dan mahalul qiyam, tausyiah oleh ketua MUI Pacitan Abdullah Sajad serta doa bersama.

Puncak acara ada kirab tumpeng (buceng) dengan 3 buceng utama yakni Buceng Bebrayan, Buceng Suci serta Buceng Gedhe.

“Apapun budayanya jika tidak bertentangan dengan aturan dan ajaran agama patut dilestarikan dan ini adalah wujud rasa syukur nelayan atas rejeki yang diberikan Tuhan melalui hasil laut,” ungkap Imam Haryono, sesepuh nelayan Teleng, mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Malam harinya tasyakuran sedekah laut dilanjutkan dengan hiburan rakyat dengan menggelar wayang kulit semalam suntuk.

Tasyakuran nelayan setiap menjelang pergantian tahun hijriyah menurut Bupati Indarat Nur Bayuaji merupakan bukti masih terpeliharanya kearifan lokal dimasyarakat.

Sekaligus, menjadi momen untuk senantiasa bersyukur serta menjaga kelestarian laut.

“Dengan sering bersyukur semoga rejekinya semakin bertambah dan ini bukti  kearifan lokal yang masih terjaga,”kata Bupati.

No More Posts Available.

No more pages to load.