Belajar dari Covid-19, Bupati Berharap PMK Tidak Mewabah di Pacitan

oleh -Dibaca 607 kali
PERIKSA TERNAK. Petugas dari Pemkab Pacitan memeriksa ternak di kawasan Pasar Pon Pacitan pada Kamis (12/5/2022). (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Wabah Covid-19 yang melanda dunia kurun waktu 2 tahun terakhir memberikan pembelajaran berharga bagi semuanya.

Ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari tragedi global tersebut, salah satunya pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat serta pentingnya kebersamaan dalam menghadapi persoalan.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat menghadiri acara Sosialisasi Bidang Kesehatan yang dirangkaikan dengan Pengundian Hadiah Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kabupaten pada Senin (13/6/2022).

“Terima kasih atas kebersamaannya baik dari TNI Polri kemudian seluruh pihak. Kita belajar bareng dari bencana Covid-19 ini, banyak hikmahnya buat kita semuanya tapi yang pasti yang bisa kita petik bahwa seberat apapun permasalahan kita kalau kita hadapi bersama-sama kita bergerak bersama-sama Insya Allah bisa kita lewati bisa kita atasi,” kata Bupati, mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Tidak hanya kasus Covid-19, Bupati juga minta kebersamaan dan penanganan serupa juga diterapkan guna menghadapi ancaman baru yakni merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan Wakil Bupati Gagarin saat menghadiri acara Sosialisasi Bidang Kesehatan yang dirangkaikan dengan Pengundian Hadiah Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kabupaten pada Senin (13/6/2022). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Terlebih, wilayah Jawa Timur menjadi salah satu episentrum penularan kasus tersebut. Sementara, sebentar lagu hari raya Idul Adha dimana kebutuhan akan ternak qurban meningkat.

Untuk itu, melalui sosialisasi bidang kesehatan dengan materi PMK ini, peserta sosialisasi yang terdiri dari para camat dan kepala puskesmas diharapkan dapat meneruskan serta menyosialisasikan kepada masyarakat.

Undian berhadiah vaksinasi Covid-19 dilaksanakan pada periode April hingga Mei. Hadiah yang diberikan berupa uang tunai Rp.500 ribu untuk 10 pemenang, uang tunai Rp.1 juta untuk 3 pemenang serta hadiah utama berupa satu ekor kambing.

Adapun, Galih Z Anagari asal Susun konto Desa Sudimoro Kecamatan Sudimoro beruntung mendapatkan hadiah utama.

Video Antisipasi PMK, Pemkab Pacitan Tutup Aktivitas Seluruh Pasar Hewan

No More Posts Available.

No more pages to load.