STKIP PGRI Pacitan Gandeng BKKBN dan BPBD Terjunkan Mahasiswa KKN Bertema Pencegahan Stunting dan Kebencanaan

oleh -Dibaca 5.831 kali
Kampus STKIP PGRI Pacitan. (Foto: Dok. Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Pacitan menerjunkan 80 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik bertajuk pencegahan stunting dan edukasi kebencanaan yang berkerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan.

“Jadi pada Kamis 27 Januari 2022 kita menggelar pembekalan KKN mengambil tema stunting dan edukasi potensi bencana di Pacitan, untuk stunting kita menggandeng BKKBN Provinsi dan untuk kebencanaan kita bekerja sama dengan BPBD Pacitan,”kata Ketua STKIP PGRI Pacitan Dr Mukodi saat berbincang dengan Pacitanku.com, baru-baru ini.

Lebih lanjut, Dr Mukodi mengatakan untuk tema stunting, mahasiswa diharapkan saat terjun ke lapangan nanti bisa mengedukasi masyarakat agar masyarakat bisa menyadari bahaya stunting dan ikutannya.

“Stunting itu bisa dimiinalisir keberadaannya, sehingga kalau bisa mennghentikan stunting saat ini cukup berat, hanya saja memiimilasiri calon bayi yang ada agar tidak terjadi stunting,”tandasnya.

Dalam penerapan KKN, Dr Mukodi mengatakan ada 6 kelompok KKN bertema stunting yang diterjunkan di Kampung KB.

Ketua STKIP PGRI Pacitan Dr. Mukodi (Foto: Dok. Pacitanku)

“Mereka bisa mengedukasi masyarakat, masyarakat siap menikah dan siap hamil, sehingga mereka melakukan informasi proses edukasi dalam rumah tangganya, misalnya bisa membuat makan bergizi bagi keluarga atau hal-hal lain yang mendukung agar calon janin bisa berkualitas,”jelasnya.

Sementara untuk KKN bertem potensi bencana, Dr Mukodi mengatakan pihaknya ingin mengedukasi masyarakat bahwa saat bencana mereka kemana dan dimana.

“Mahasiswa menajdi penyambung lidah informasi, mampu mengedukasi masyarakat, baik kaitannya stunting dan bencana, Kalau kebencanaan, ada 6 desa di Pacitan utamanya di wilayah Pacitan kota dan Kebonagung, bencana itu ada dua, misalnya laut ada potensi tsunami dan pegunungan itu ada potensi longsor, dan mahasiswa mengedukasi masyarakat,”jelas Dr Mukodi.

Pada tahun ini, Dr Mukodi mengatakan STKIP PGRI Pacitan menerjunkan 80 mahasiswa dari berbagai jurusan, yaitu diantaranya Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Inggris, PGSD, Pendidikan Informatika dan PJKR.

Video Puluhan Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Ikuti Pelatihan Jurnalistik

No More Posts Available.

No more pages to load.