Ketua AMALI: Orientasi Ma’had Aly Harus Kualitas Bukan Kuantitas

oleh -Dibaca 397 kali
Ketua Assosiasi Ma'had Aly Indonesia Senin, (13/12/21) adakan silaturrahmi ke Ma'had Aly Al-Tarmasi Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan.

Pacitanku.com, ARJOSARI – Ketua Assosiasi Ma’had Aly Indonesia Senin, (13/12/21) adakan silaturrahmi ke Ma’had Aly Al-Tarmasi Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan.

Dalam acara yang dikemas dengan bincang ringan bertempat di Auditorium Ma’had Aly Al-Tarmasi PIP Tremas Pacitan Ketua Assosiasi Ma’had Aly Indonesia sekaligus Mudir Ma’had Aly Tebuireng KH. Nur Hannan, menyampaikan bahwa Ma’had Aly harus berorientasi pada kualitas bukan kuantitas.

“Ma’had Aly Al-Tarmasi merupakan salah satu Ma’had Aly pertama yang mendapatkan surat izin operasional sama dengan Ma’had Aly Tebuireng tempat saya,”katanya.

Menurut KH Nur Hannan, golongan Ma’had Aly pertama yang mendapat surat izin operasional itu adalah Ma’had Aly yang telah berjalan sebelumnya walaupun belum mendapatkan Surat Izin Operasional.

Ma’had Aly setelah mendapatkan Surat Izin Operasional harus tetap mempertahankan kualiatas bukan hanya memburu kuantitas.

“Mahasantri sedikit dengan kualitas yang bagus lebih baik daripada Mahasantri yang banyak tapi tanpa kualitas,”ujarnya.

Lebih lanjut, KH Nur mengatakan seleksi masuk Ma’had Aly harus diperketat, supaya tidak terjadi Mahasantri Ma’had Aly yang tidak bisa baca kitab kuning.

“Hal ini tentu sesuai dengan cita-cita para pendiri Ma’had Aly itu sendiri, yaitu Ma’had Aly sebagai lembaga kaderisasi Kiyai dan Ulama,”imbuhnya.

Para alumni Ma’had Aly pun kini tidak usah kawatir. Ijazah Ma’had Aly sudah sah dan diakui Negara, para Alumni Ma’had Aly tentu memiliki peluang yang sama dengan alumni-alumni perguruan tinggi yang lain, tinggal bagaimana Ma’had Aly bisa bersaing dan mempertahankan kualitasnya.

“Bahasa gus sholah, kalau sampean pinter bukan kalian yang mencari pekerjaan tapi pekerjaan yang mencari kalian, bukan jodoh yang kalian cari tapi jodoh yang mencari kalian,”imbuh KH Hannan.

Menurut KH Hannan, Ma’had Aly seluruh Indonesia yang telah mendapat izin resmi untuk menjalankan pendidikan Marhalah Ula (M2) atau dalam bahasa Perguruan Tinggi adalah S2 ada tiga Ma’had Aly dan Ma’had Aly Tebuireng berencana juga untuk segera menyelenggarakan jenjang Pendidikan Marhalah Ula atau S2.

“Saya harap Ma’had Aly Al-Tarmasi yang bersaudara sangat dekat dengan Ma’had Aly Tebuireng ini juga segera memikirkan dan mengadakan jenjang Pendidikan Marhalah Ula atau S2 ini,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.