Dua Atlet Putri Pacitan Raih Prestasi di Liga Paralayang Jatim

oleh -Dibaca 626 kali
Dua atlet putri Pacitan sukses meraih prestasi di kejuaraan paralayang tingkat Provinsi Jawa Timur. (Foto: Dok. FASI Pacitan untuk Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Torehan prestasi kembali dipersembahkan para atlet paralayang binaan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pacitan di kancah nasional dan Provinsi.

Terbaru, dua atlet putri Pacitan sukses meraih prestasi di kejuaraan paralayang tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dalam Liga Paralayang seri 2 Jatim, di Gunung Wayang, Lumajang, Minggu (31/10/2021), atlet andalan Pacitan, Aisyah Indika Desta Rahmadany dan Marselly Febiola sukses meraih juara 2 dalam kejuaraan tersebut.

Setelah beberapa bulan lalu Aisyah sukses meraih juara di kejuaraan tingkat nasional, kali ini Aisyah berhasil unggul dari ratusan atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur, dalam Liga Paralayang seri 2 Jatim, di Gunung Wayang, Lumajang tersebut.

Selain Aisyah, atlet paralayang Pacitan lainnya yang turut menorehkan prestasi adalah Marselly Febiola yang sukses Juara 1 liga paralayang Jatim Seri 1 yang digelar di puncak gunung Bungkuk Parang Magetan beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Marselly Febiola juga sukses meraih juara 2 dalam Liga Paralayang seri 2 Jatim, di Gunung Wayang, Lumajang, Minggu (31/10/2021) kemarin.

Ketua FASI Pacitan Arifin mengapresiasi torehan prestasi yang dicapai oleh para atlet paralayang Pacitan tersebut. Dia berharap agar kedepan paralayang terus bisa dikembangkan dengan dukungan berbagai pihak.

“Terus dikembangkan agar  prestasi kedepan  lebih baik dengan giat berlatih serta adanya sarana prasarana yang memadai dan tentunya perlu support dari berbagai pihak,”kata Arifin yang juga anggota DPRD Pacitan ini, Senin (1/11/2021).

Senada dengan Arifin, pelatih paralayang putri FASI Pacitan, Rina Susiantri mengharapkan para atlet junior putri tersebut terus bersemangat berlatih.

“Adik-adik tetap semangat berlatih, baik yang sudah mendapat medali maupun yang masih perlu banyak latihan atau penambahan jam terbang, serta selalu jaga kondisi,”kata Rina.

Selain itu, yang terpenting, kata dia, FASI Pacitan masih membuka kesempatan bagi remaja usia 12-17 tahun untuk bersama-sama mengembangkan olahraga dirgantara di Pacitan.

“Tentunya dengan mengikuti diklat yang di rencanakan akhir tahun ini oleh Pengprov paralayang Jatim,”pungkasnya. (red/DP)