Persiapan Sekolah Tatap Muka, Pemkab Pacitan Upayakan Vaksinasi Massal untuk Guru

oleh -Dibaca 469 kali
PANTAU VAKSINASI. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan Wabup Gagarin saat memantau vaksinasi di Kecamatan Bandar, Senin (24/5/2021). (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, BANDARPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Pendidikan (Dindik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) mengupayakan penyelesaian tahapan vaksinasi guru untuk persiapan sekolah tatap muka yang ditargetkan akan dimulai di bulan Juli 2021.

Untuk melihat pelaksanaan tahapan vaksinasi guru, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji didampingi Wakil Bupati Pacitan Gagarin dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Trihariadi Hendra Purwaka meninjau vaksinasi massal.

Kegiatan peninjauan vaksinasi guru oleh Bupati dan Wabup Pacitan itu dilaksanakan di kantor Kecamatan Bandar pada Senin (24/5/2021).

“Total guru di bawah dinas pendidikan dan kemenag 11.273, saat ini yang sudah di vaksin 3.600 guru dan yang belum divaksin 7.673, sedangkan untuk guru ngaji, apabila yang dimaksud sudah dibawah naungan Kemenag, sudah pasti masuk daftar akan tervaksin pada tahap II,”kata Plt Kadinkes Hendra Purwaka saat mendampingi Bupati Pacitan meninjau vaksinasi guru di Kecamatan Bandar.

Lebih lanjut, Hendra mengatakan bagi guru yang tidak termasuk dalam daftar tersebut, akan ditindaklanjuti pada vaksinasi tahap ke-3.

“Kondisi vaksinsaat ini sisa vaksin buffer di Gudang Farmasi 0 vial, kemudian di Puskesmas masih beredar 444 vial untuk sasaran dosis pertama,”tandasnya.

Khusus di Kecamatan Bandar, Hendra mengatakan sasarannya sejumlah 506 akan di vaksin dan diselesaikan dalam vaktu sepekan kedepan mulai Senin (24/5/2021).

“Untuk sasaran hari ini terjadwal 100, dan vaksinasi ini juga akan dilakukan semua (kecamatan) tidak hanya di kecamatan Bandar saja tetapi juga di tempat lain,”papar dia.

Menurut Hendra, vaksinasi massal untuk guru tersebut adalah upaya dari Dinkes dan Dindik Pacitan untuk mendukung pembelajaran tatap muka.

“Diupayakan semua guru divaksinasi,  kita upayakan ada vaksinasi massal, karena kalau menunggu di masing-masing unit (Puskesmas) kan kecepatannya akan kurang,”kata dia.

Untuk mendukung vaksinasi massal untuk guru itu, Hendra mengatakan pihaknya akan koordinasi dengan pihak provinsi. Hal itu, kata dia, untuk memastikan upaya vaksinasi guru berjalan lancar, baik dari sisi mobilisasi tenaga, ketersediaan vaksin dan sumber daya yang ada.

“Ini prioritas adalah lansia dan guru, tapi kita arahkan ke guru, utamanya adalah guru dan di dosis pertama untuk guru dimulai dari Kecamatan Bandar ini,”pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah pusat sendiri sebelumnya menargetkan vaksinasi guru dan tenaga kependidikan selesai pada Juni 2021, atau sebelum tahun ajaran baru dimulai pertengahan Juli 2021.

Pewarta: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan

No More Posts Available.

No more pages to load.