Fraksi Partai Demokrat DPRD Pacitan Tolak KLB Sumut yang Ilegal dan Inkonstitusional

oleh -Dibaca 247 kali
TOLAK KLB ABAL-ABAL. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD pacitan Arif Setia Budi saat menyampaikan pernyataan sikap pada Ahad (7/3/2021) di Pacitan. (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Fraksi Partai Demkorat (PD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan menyatakan sikap menolak Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilakukan di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (5/3/2021) lalu.

Penegasan dukungan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PD DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat menggelar jumpa pers di hadapan awak media pada Ahad (7/3/2021) di Kantor DPC Partai Demokrat Pacitan Jalan Letjend S Parman nomor 34, Pucangsewu, Pacitan.

Baca juga: Partai Demokrat Pacitan Tegaskan Setia dan Mendukung AHY

Turut hadir mendampingi Arif Setia Budi dalam konferensi pers tersebut jajaran kepengurusan Partai Demokrat Pacitan seperti Ketua DPC Partai Demokrat Pacitan Indartato, Sekretaris DPC Partai Demokrat Pacitan Ronny Wahyono dan para anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Pacitan.

“Kami, Fraksi Partai Demokrat menolak KLB ilegal dan inkonstitusional,”tegas pria yang akrab disapa ASB tersebut.

Lebih lanjut, ASB mengungkapkan, KLB Sumut yang digawangi oleh sejumlah mantan pengurus Partai Demokrat disebut ilegal karena melanggar sejumlah ketentuan partai.

“KLB Jumat lalu bersifat ilegal karena tidak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai pasal 81 ayat 4 bahwa adanya KLB harus disetujui ketua MTP DPP Partai Demokrat dan dihadiri 2/3 DPD kemudian dihadiri ½ DPC, dan itu tidak ada (di KLB Sumut),”jelasnya.

ASB mengungkapkan, pihaknya secara tegas mengatakan KLB di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumut tersebut adalah KLB abal-abal.

“Dan apa yang terjadi di Deli Serdang itu suaranya abal-abal. Dengan tegas kami fraksi Partai Demokrat DPRD Pacitan menolak KLB ilegal dan inkonstitusional,”pungkasnya.

Pewarta: M Akhlis Sofwan
Fotografer: Sulthan Salahuddin
Editor: Dwi Purnawan

No More Posts Available.

No more pages to load.