Sempat Tersendat Akibat Longsor, Jalur Pacitan-Tulakan Lewat Mentoro Sudah Bisa Dilewati

oleh -Dibaca 250 kali
BISA DILEWATI. Jalur Pacitan-Tulakan melewati Desa Mentoro sudah bisa dilewati pada Rabu (3/2/2021). (Foto: Dok. BPBD Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pacitan dan sekitarnya pada Selasa (2/2/2021) menyebabkan peristiwa tanah longsor Kembali terjadi di Pacitan.

Kali ini, tanah longsor sempat menutup satu titik badan jalan di jalur utama Pacitan menuju Tulakan di Kawasan hutan nafas kami, Selasa (2/2/2021) malam.

Informasi yang dihimpun, jalur sempat menutupi Sebagian besar titik sehingga kendaraan yang melintas baik dari arah Tulakan maupun Pacitan sempat mengalami ketersendatan.

“Hujan deras yang mengguyur seluruh wilayah di Kabupaten Pacitan (2/02) menyebabkan tanah longsor yang menutupi seluruh badan jalan di Desa Mentoro Jalan Pacitan- Tulakan,”demikian informasi yang dikutip Pacitanku.com dari laman Instagram Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pacitan.

Beruntung, gerak cepat dari relawan dan pihak terkait membuat jalur tersebut Kembali bisa dilewati.

Informasi yang dihimpun Pacitanku.com dari laman Instagram BPBD Kabupaten Pacitan, jalur tersebut sudah bisa dilewati setelah dilakukan penanganan.

Sejumlah personil terlibat dalam penanganan tanah longsor di jalur utama tersebut.

“Personil yang terlibat untuk giat pembersihan badan jalan yakni BPBD Pacitan, Koramil Pacitan, Polsek Pacitan, PMI dan warga sekitar. Untuk saat ini jalan sudah dapat dilewati Kembali,”demikian informasi BPBD Pacitan.

Informasi dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem

Sehari sebelumnya, Kepala UPT Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Timur Wayan Mustika mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan  terhadap potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur di awal Februari, mulai Selasa 2 Februari 2021 hingga Senin 8 Februari 2021 mendatang.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem Akibat Gangguan Atmosfer Salah Satunya di Pacitan

Menurut Wayan, seperti dalam keterangan pers tertulis yang diterima Pacitanku.com, Senin (1/2/2021), kondisi atmosfer terkini menunjukkan adanya beberapa gangguan atmosfer yang menyebabkan adanya potensi peningkatan intensitas curah hujan di jawa timur.

Berdasarkan beberapa gangguan atmosfer tersebut, imbuh Wayan, perlu diwaspadai curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang dapat berpotensi terjadi untuk sepekan kedepan di beberapa wilayah Jawa Timur.

“Seperti Surabaya, Lamongan Tuban,Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Tulungagng, Batu,Jember Bondowoso, Banyuwangi, Pamekasan, SIdoarjo, Mojokerto,Magetan, Ponorogo, Pacitan, Tuban, Blitar, Kediri, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Gresik, Bangkalan, Sampang,”paparnya.

Di sisi lain, ujar Wayan, area konvergensi atau bertemunya massaudara yang masih terpantau di laut Jawa mengakibatkan pembentukan awan konventif yang menimbulkan curah hujan sedang hingga lebat, disertai petir di wilayah perairan Jatim.

“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti genangan, jalan licin, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan petir, serta bahaya gelombang laut,”pungkasnya. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.