BPBD: Warga Tambakrejo Pacitan Siap Hadapi Musim Kemarau

oleh -13153 views
Didik Alih Wibowo BPBD Pacitan saat mengecek persiapan kemarau di Tambakrejo, Senin (31/8/2020). (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Pacitan  telah mengupayakan kesiapan untuk menghadapi musim kemarau tahun 2020.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan Didik Alih Wibowo usai mengecek persiapan warga Tambakrejo menghadapi musim kemarau, Senin (31/8/2020).

Dalam pengecekan tersebut, Didik yang didampingi pihak desa setempat melakukan pengecekan terhadap sejumlah hal, diantaranya bak penampungan air untuk warga,

“Desa Tambakrejo, Pacitan sudah bersurat kepada kami (BPBD, red) terkait pengajuan bantuan air bersih, lalu tadi kita verifikasi dengan pihak desa, disana masyarakatnya sudah siap menghadapi musim kemarau tahun ini,”kata Didik saat berbincang melalui sambungan telepon.

Disisi lain, Didik mengatakan pihaknya sudah siap mengirimkan bantuan air bersih di titik kekeringan di Pacitan.

“Bulan September kita sudah siap untuk meluncurkan bantuan air bersih ke titik kekeringan di Pacitan. Kalau yang sudah mengajukan artinya bersurat itu Tambakrejo, Pacitan,”ujar Didik.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau periode ini berlangsung di bulan Agustus. Namun nyatanya, curah hujan bahkan dengan intensitas tinggi masih sering terjadi.

Dijelaskan prakirawan senior BMKG, Dr. Ida Pramuwardani ST MSi dalam akun resmi instagram @InfoBMKG, setidaknya ada tiga faktor yang menyebabkan masih sering terjadi hujan di periode puncak musim kemarau kali ini.

Yakni anomali suhu muka laut menyuplai pembentukan awan hujan, masih banyak ditemukan gelombang atmosfer di langit Indonesia. Kemudian angin lapisan 3.000 feet yang berpengaruh dengan topografi Indonesia dan membentuk awan hujan.

Berdasarkan analisis BMKG, ternyata sekitar 80,41 persen wilayah Indonesia telah masuk musim kemarau. Sedangkan, 19,59 persen wilayah masih mengalami musim hujan.

Lalu bagaimana dengan curah hujan di bulan September 2020?

Peta prakiraan curah hujan bulanan BMKG pada bulan September 2020 menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan akan mengalami curah hujan rendah, di antaranya Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) Nusa Tenggara Timur (NTT) Sulawesi Selatan Maluku bagian selatan dan tenggara Papua bagian selatan.

Pewarta: Dwi Purnawan

Video Blak-Blakan BPBD Part #2: Mengenal Potensi Bencana di Pacitan, dari Gempa Hingga Kekeringan