Tegaskan Tetap Bersama Partai Demokrat, Ronny: Membangun Pacitan tak Harus Jadi Bupati

oleh -13220 views
Ronny Wahyono saat berbincang dengan Pacitanku.com, Senin (29/6/2020). (Foto: Yahya Ali Rahmawan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bakal calon bupati Pacitan Ronny Wahyono memutuskan dirinya tetap berada di gerbong Partai Demokrat. Hal itu menyusul turunnya rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat kepada Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, Kamis lalu.

Usai turunnya rekomendasi tersebut, Ronny Wahyono yang merupakan salah satu kader dengan elektabilitas tinggi di Pilbup Pacitan dipinang Parpol lain, yaitu PDI Perjuangan. Atas hal itu, Ronny kemudian memberikan penegasan dirinya tetap Bersama Partai Demokrat.

“Pasca pemberian rekomendasi DPP Partai Demokrat kepada paslon Aji-Gagarin, maka dunia perpolitikan Pacitan semakin riuh, Beberapa bacalon dari Partai Demokrat mulai bergerak mencari kendaraan politik lainnya,”kata Ronny, dalam klarifikasi yang diunggah di akun facebooknya, Sabtu (29/8/2020).

“Selain itu, beberapa kendaraan politik juga mulai bergerak mencari penumpang yang diharapkan bisa membuat kendaraannya melesat melampaui “si biru”, Seiring dengan perkembangan waktu, banyak pihak yang menghendaki agar saya tetap meneruskan perjuangan membangun Pacitan melalui kendaraan yang berbeda,”imbuhnya lagi.

Ronny yang juga Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pacitan ini menyampaikan apresiasi kepada para relawan semua pihak yang telah mendukungnya.

“Untuk itu, sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada saya dan oleh karena itu, saya pun segera berkoordinasi dengan ibu, istri, keluarga, saudara-saudara, tokoh agama, tokoh politik, tokoh masyarakat, teman-teman, dan para relawan RW demi mengetahui pendapat dan saran masukannya,”papar pria yang juga Ketua Komisi II DPRD Pacitan ini.

Berdasarkan hasil koordinasi, Ronny memutuskan jika membangun Pacitan tidak harus menjadi Bupati. Sehingga dirinya akan tetap membangun Pacitan melalui Lembaga legislatif yang saat ini dirinya duduk didalamnya.

“Kemudian berdasarkan koordinasi tersebut, maka saya memutuskan bahwa membangun Pacitan tidak harus dilakukan ketika menjadi Bupati, membangun Pacitan itu dilakukan setiap saat, dan saya akan membangun Pacitan melalui lembaga Legislatif dan saluran-saluran lainnya,”ujarnya.

Di akhir klarifikasinya, putra mantan Bupati Pacitan (alm) H Sujono ini mengatakan meminta maaf kepada pihak yang menginginkan dirinya meneruskan perjuangan melalui kendaraanlainnya.

“Kepada para pihak yang menghendaki saya untuk meneruskan perjuangan melalui kendaraan lain, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena saya tetap meneruskan perjuangan membangun Pacitan dengan kendaraan Partai Demokrat, Mari kita laksanakan Pilkada 2020 ini dengan demokratis dan dalam suasana yang kondusif,”pungkasnya.

Editor: Dwi Purnawan

Video Ngopi #5 Bareng Ronny: Jadi Bupati Ibarat Mimpin Orkestra