Projo Apresiasi Gagarin yang Mendapatkan Rekomendasi dari PDIP di Pilbup Pacitan

oleh -13106 views
John Vera Tampubolon. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN — Ketua organisasi massa Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Pacitan, John Vera Tampubolon mengapresiasi Gagarin, yang mendapat mandat surat rekomendasi pencalonan sebagai Bupati Pacitan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Menurut John, apa yang dilakukan Gagarin serta partai pengusung dan pendukung, merupakan wujud dari buah pikir, gagasan dan tuntutan masyarakat.

“Pacitan yang menginginkan perubahan. Selama 15 tahun, terbuai oleh mimpi dan slogan semata. Tidak ada yang dapat dirasakan masyarkat. Lapangan kerja sempit, dan tersumbatnya pintu aspirasi,” kata John Vera, Selasa (18/8).

Lain itu, lanjut mantan legislator berbasis PDIP ini, angka kemiskinan di Pacitan, yang sampai detik ini masih menempati peringkat kelima sebagai daerah termiskin di Jatim.

“Partai sebagai wadah perjuangan rakyat, akan memujudkan apa yang selama ini diharapkan dan diimpikan masyarakat. Semua harus diawali dengan nawaitu, keinginan luhur, rasa keikhlasan untuk berjuang bersama rakyat guna mewujudkan cita- cita proklamasi,” jelasnya.

John menegaskan, kesejahteraan yang adil dan merata, tertera dalam program nawacita, yang dicanangkan Presiden Jokowi.

“Implementasi dari program pemerintah pusat, yakni Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, yakni cita-cita Proklamasi 17 Agustus 45,” tuturnya.

Hadirnya Gagarin di pentas Pilbup serentak 9 Desember nanti, tentu akan menjadi cerminan nawa cita jilid dua, yang merupakan program lanjutan berbasis pembangunan.

Salah satu diantaranya ekonomi makro, ekonomi nasional, maupun ekonomi kerakyatan. Sembilan program yang fokus pada pembangunan manusia, spesifik berhubungan dengan kebudayaan, sumberdaya manusia dan revolusi mental.

“Nawacita jilid dua diisi dengan program subsidi produktif, subsidi kredit, usaha rakyat, benih dan pupuk. Sehingga akan berdaulat dalam politik, berdikari dibidang ekonomi, berkepribadian dalam budaya,” tegasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan