Bupati Pacitan Pantau Masyarakat agar Disiplin Pakai Masker

oleh -13274 views
Gugus tugas memberikan masker kepada pengguna jalan di Pacitan, Jumat (3/7/2020). (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Komandan gugus tugas percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan Indartato memimpin gugus tugas memantau aktifitas masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Pria yang juga Bupati Pacitan ini memantau para pengguna jalan di kawasan perempatan Penceng, Pacitan, salah satunya terkait kedisiplinan memakai masker.

“Jadi hari ini gugus tugas memantau teman-teman yang kesadarannya masih kurang terutama yang tidak memakai masker,”kata Bupati Indartato, Jumat (3/7/2020) seperti dikutip dari laman Humas Pemkab Pacitan.

Melibatkan semua unsur baik Kepolisian, TNI serta Satpol PP, semua pengguna jalan yang berhenti dilampu merah dipantau.

Tak sedikit masyarakat terjaring razia dadakan ini karena tidak bermasker, langsung mendapat peringatan serta arahan dari petugas. Satuan gugus tugas juga membagi masker kepada mereka yang lupa atau tidak membawa. “Ini  demi kesehatan kita semua bukan karena apa” imbuhnya.

Gerakan ini menurut bupati akan dilaksanakan terus sebagai salah satu upaya mengedukasi masyarakat menuju tatanan baru. Untuk sementara, masyarakat yang melanggar akan diperingatkan, namun kedepan akan ada sanksi.

“Kita melihat masyarakat mulai kendor,  padahal yang dimaksut new normal itu kita menjalani hidup ditengah pandemi jadi harus menjalankan protokol kesehatan,”ungkap Juru Bicara Gugus Tugas percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto.

Lebih lanjut, Rachmad menekankan masyarakat  menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan. Bahkan kedepan akan ada keharusan bagi masyarakat untuk bermasker termasuk zona wajib masker terutama di tempat tempat yang menjadi titik kumpul masyarakat.

Berdasarkan data yang dikutip Pacitanku.com dari laman gugus tugas COVID-19 Pacitan, setidaknya gugus tugas telah memantau 25.900 orang per Kamis (2/7/2020). Dengan rincian 24.514 orang sehat dengan risiko (ODR), 669 orang dalam pemantauan (ODP), 668 orang tanpa gejala (OTG), 22 PDP dan 27 pasien positif COVID-19.

Editor: Dwi Purnawan