Dinilai Lebih Hemat dan Efektif, Warga Ploso Bikin Disinfektan Alami Cegah COVID-19

oleh -367 views
Warga Ploso Pacitan menggunakan disinfektan alami cegah COVID-19. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN — Untuk mencegah penyebaran coronavirus disease 2019 (COVID-19), saat ini semua elemen masyarakat terus gencar melakukan disinfeksi dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Sama dengan yang dilakukan oleh warga di RT/RW 02/VI Kelurahan Ploso, Pacitan ini.

Baca juga: Dinkes Pacitan: Penyemprotan Disinfektan Sudah Tepat untuk Cegah COVID-19

Disinfeksi menjadi harapan masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran infeksi COVID-19, setelah upaya physical distancing atau pembatasan jarak. Disinfeksi yang merupakan proses dekontaminasi untuk membunuh mikroorganisme pada benda mati ini sangat diandalkan oleh masyarakat.

Yang cukup menarik, penyemprotan disinfektan di kawasan ini berbeda dengan disinfeksi kebanyakan. Di Ploso, warga setempat menggunakan disinfektan alami.

“Kami menggunakan disinfektan alami daun suruh, tembakau dan jeruk nipis yang lebih hebat dan lebih hemat,”kata Muhammad Rofiqin, salah satu relawan dari warga setempat, Ahad (29/3/2020).

Agenda penyemprotan disinfektan mandiri yang dilakukan oleh warga Ploso, Pacitan itu dimulai pada Ahad (29/3/2020) pagi sekitar pukul 07.00 WIB dan menyasar 63 kepala keluarga di lingkungan setempat.

Disinfektan alami berbahan baku jeruk nipis dan suruh.

Menurut Rofiqin, penyemprotan dengan bahan bagu campuran daun suruh, tembakau dan jeruk nipis tersebut sangat efektif membunuh bakteri, bahkan di bagian tersembunyi.

“Efektif banget, terbukti rebusan daun suruh bisa membunuh bakteri di bagian tersembunyi, apalagi ditambah tembakau dan jeruk nipis, jeruk nipis diyakini bisa melunturkan lemak yang menyelimuti virus COVID-19,”jelasnya.

Baca juga: Banser Pacitan Semprot Disinfektan Kawasan Pasar Arjowinangun

Tak hanya efektif, imbuh Rofiqin, penggunaan bahan baku alami ini lebih aman dari sisi kesehatan, dan juga lebih hemat dari segi biaya.

“Pakai yang alami lebih aman pastinya mas, di saat yang lain sibuk berburu bayclean dan wipol, kami cukup menggunakan potensi lokal yang ada di lingkungan sendiri,”pungkasnya.

Pewarta: Dwi Purnawan