Sekkab Pacitan: Hindari Pengurusan Adminduk Kalau Tidak Begitu Urgent

oleh -13393 views
PELAYANAN PUBLIK. Dispendukcapil Pacitan saat melayani warga. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN –  Meski sudah dilakukan pembatasan, namun masyarakat khususnya para pemohon administrasi kependudukan tetap bergeming.

Saban hari masih ada ratusan pemohon yang mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pacitan untuk mengurus keperluan administrasi kependudukan mereka.

Sementara disisi lain, sistem safety yang dijalankan OPD dibawah kendali Supardianto itu, masih belum maksimal. Beberapa petugas hanya melakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo gun.

Namun untuk mengetahui apakah para pemohon pernah berkunjung ke daerah outbreak ataukah tidak, tentu sangatlah sulit untuk dideteksi.

Informasi yang diperoleh wartawan, Jumat kemarin juga ada pemohon adminduk yang baru saja pulang dari Malaysia. Ironisnya lagi, kedatangan mereka ke Dispendukcapil diantar perangkat desa.

Padahal jauh hari, Pemkab Pacitan sudah memberikan penekanan agar perangkat desa bisa membantu pemkab untuk meminimalisir kehadiran masyarakat yang hendak mengurus adminduk, sepanjang tidak terlalu urgent.

Menyikapi persoalan tersebut, Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro, akan segera mengambil langkah-langkah. Diantaranya ia akan melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait, dan juga Forkompinda.

Sekkab Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro. (Foto: Yuniardi Sutondo).

“Kami tetap mengimbau masyarakat lebih baik tinggal dirumah. Kalau tidak terlalu urgent, lebih baik ditunda dulu untuk datang mengurus adminduk sampai darurat coronavirus disease 2019 (COVID-19) dicabut,” jelas Heru Wiwoho melalui ponselnya, Sabtu (21/3/2020).

Heru juga meminta masyarakat sadar diri dengan imbauan yang disampaikan pemerintah. Tetap kedepankan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan sementara waktu hindari kontak langsung (social distancing).

“Secepatnya informasi ini akan kita tindak lanjuti dengan OPD terkait yaitu Dispendukcapil,”tegas top manager birokrasi ini.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Pacitan, Supardianto, menegaskan, Senin lusa akan kembali menggelar rapat internal menyikapi animo pemohon adminduk yang sulit dibendung.

Ada kemungkinan, pihaknya akan merubah pola pelayanan. Entah itu dengan pengurangan nomor antrian, atau melakukan pelayanan kolektif (dikumpulkan di desa, baru secara kolektif akan diambil) masih akan dibahas lebih lanjut.

“Senin akan kita bahas sama teman-teman,” terang Supardianto, yang disampaikan melalui jaringan pribadi aplikasi chating WhatsApp.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan