Ronny Wahyono Tindaklanjuti Keluhan Warga Desa Semanten

oleh -13403 views

Pacitanku.com, PACITAN– Bakal calon Bupati Pacitan, Ronny Wahyono, ikut peduli terhadap kekhawatiran masyarakat di Dusun Ngawen, Desa Semanten, Pacitan yang terdampak bencana alam banjir, 23 Januari 2020 lalu.

Apalagi, bantaran sungai yang lokasinya tak jauh dari pemukiman mereka, saat ini kondisinya sangat menghawatirkan. Seandainya terjadi banjir susulan, besar kemungkinan 25 kepala keluarga dan satu fasilitas umum yaitu puskesmas pembantu, berpotensi hanyut tersapu air bah.

“Ahad malam kemarin, saya sempat berdialog dengan kepala desa dan tokoh masyarakat. Kami tampung apa yang menjadi aspirasi mereka soal dampak bencana alam yang hingga detik ini belum tertangani,” ujar Ronny saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (2/3/2020).

Ronny menyadari, belum lama ini Pemkab Pacitan memang telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, untuk sesegera mungkin melakukan langkah-langkah teknis kedaruratan di bantaran sungai Grindulu yang semakin hari semakin tergerus akibat kuatnya abrasi.

Namun sebagai wakil rakyat, ia juga berempati dan bakal menindaklanjuti aspirasi masyarakat itu ke pemerintah diatasnya.

“Kami akan ikut membantu menyampaikan aspirasi ke BBWS. Sebab menurut rencana penanganan penguatan tebing itu hanya 400 meter. Padahal masyarakat butuh kurang lebih 700 meter. Untuk itulah, sebagai wakil rakyat, saya akan membantu menyampaikan aspirasi masyarakat ke BBWS, agar apa yang diharapkan mereka bisa terlaksana,” jelas Ronny yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat, DPRD Pacitan ini.

Lebih lanjut, putra kandung dari mantan Bupati Pacitan, H. Suyono ini mengungkapkan, selain persoalan abrasi yang terus menghantam penguat tebing, masyarakat juga mengeluhkan kegiatan penambangan pasir di hulu sungai.

Sebab kegiatan penyedotan pasir tersebut diduga juga sebagai pemicu terjadinya gunturan tebing. Sebab pondasi tanah ikut tergerus, dan berpotensi mengakibatkan longsor.

“Awalnya memang ada empat penyedot pasir, namun saat ini tinggal satu. Untuk itu, sebagai anggota DPRD, masalah ini juga akan kami sampaikan ke Pak Bupati. Meski mereka telah mengantongi izin, namun keselamatan dan kelestarian lingkungan perlu diperhatikan. Apalagi menyangkut keselamatan jiwa masyarakat sekitar,” beber Ronny.

Mantan Ketua DPRD Pacitan ini berjanji, dalam waktu dekat ini, semua aspirasi masyarakat akan segera ada tindak lanjut.

“Kita berupaya seminggu ini sudah ada langkah-langkah teknis dari BBWS dan juga pemkab soal kegiatan penambangan pasir yang meresahkan itu,” pungkasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Penyunting: Dwi Purnawan