Ditilang Polisi, Siswi SMKN 1 Pacitan ini Menangis

oleh -132.553 views
Siswi SMK Ditilang polisi saat razia operasi zebra semeru 2017. (Foto: Pojokpitu.com/End)

Pacitanku.com, PACITAN – Kesadaran masyarakat Pacitan dalam berlalu lintas masih rendah. Satlantas Polres Pacitan membeberkan, hingga hari kedelapan Operasi Zebra Semeru 2017, ada 701 tilang yang dilayangkan. Jumlah itu naik jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 137 tilang dan 75 teguran.

Menurut keterangan Kanit Laka Lantas Polres Pacitan, Iptu Sugeng Rusli, Sekitar 80 persen, pelanggar lalu lintas belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). Sementara 20 persen tidak melengkapi surat tanda kendaraan bermotor, serta fisik kendaraan di bawah standar.

Terbaru, seorang siswi SMKN 1 Pacitan yang menangis saat ditilang. Pelajar bernama Erna merengek kepada petugas untuk dilepaskan. Sayang, permintaan tersebut tak dihiraukan lantaran Erna dipastikan tak mengantongi SIM.

Erna yang baru sekali ini terkena sanksi tilang akibat operasi Zebra Semeru 2017 menangis sejadinya karena takut ketahuan tidak membawa surat kendaraan bermotor serta belum memiliki SIM.

“Penyebab tingginya angka kecelakaan di Pacitan, salah satunya dipicu oleh rendahnya tingkat kedisiplinan para pengendara dalam memathui aturan lalu lintas,”kata Iptu Sugeng Rusli, sebagaimana dikutip dari pojokpitu.com.

Dia mengatakan bahwa tingginya rasio pelanggaran berkaitan dengan kebiasaan dan mental pengemudi kendaraan bermotor yang kurang disiplin. Misalnya, ungkap dia, tidak melengkapi diri dengan surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Persentase total jenis pelanggarannya mencapai 95 persen.’’Serta rata-rata 1 persen tidak menyalakan lampu utama,’’ katanya.

Sugeng menyebut kalangan pelajar mendominasi pelanggaran lalu lintas. Mereka kerap melakukan pelanggaran pada jamjam sibuk, terutama saat pagi dan siang.

Jenis pelanggaran yang paling sering adalah melanggar surat kelengkapan berkendara. Mayoritas beralasan nekat membawa sepeda motor ke sekolah karena tidak ada yang mengantar. ’’Kami langsung berikan surat tilang,’’ ujar Sugeng.

Dalam Operasi Zebra di Jalan Imam Bonjol yang digelar pada Rabu (8/11/2017) misalnya, petugas mengingatkan beberapa pengendara yang mengabaikan detail kecil kelengkapan berkendara. Padahal, itu sangat penting.

Misalnya, helm yang lupa diklik atau berkendara dengan membawa banyak barang bawaan. Mereka tidak ditilang dan hanya diberi teguran. Namun, tidak berarti dalam razia itu tidak ada tindakan bagi pelanggar.

Sementara, Kasatlantas Polres Pacitan AKP Hendrix Kusuma Wardhana mengungkapkan bahwa Operasi Zebra digelar rutin hingga sepekan mendatang. Secara acak, titik-titik yang dianggap rawan pelanggaran dan kecelakaan disisir secara bergiliran. (RAPP002/Pojokpitu/JPRM)