Waspadai Maling yang Mulai Incar Sekolah di Pacitan

oleh -131.382 views
Ilustrasi pencurian
Ilustrasi pencurian
Ilustrasi pencurian
Ilustrasi pencurian

Pacitanku.com, ARJOSARI – SD Negeri Gegeran, Kecamatan Arjosari, Pacitan dibobol maling, (21/3). Pelaku yang diduga lebih dari satu orang mengambil laptop dan proyektor dari ruangan kantor guru sekolah tersebut.

Aksi tergolong curat (pencurian dengan pemberatan) lantaran para pelaku merusak pintu dan jendela. Kerugian ditaksir sedikitnya mencapai Rp 10 juta lebih. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. ‘’Kemungkinan pencurinya masuk setelah lewat pukul 23.00, hari Senin (20/3) lalu,’’ ujar penjaga SDN Gegeran, Purwo Darmono, dilansir Radar Madiun.

Purwo menceritakan, dirinya sehari-hari menjaga sekolah tersebut sejak pagi hingga malam, sekitar pukul 22.00. Saat dia pulang ke rumahnya, sekolah masih dalam kondisi aman. Purwo pun kaget saat kemarin pagi dia membuka kunci pintu-pintu dan mengecek kondisi sekolah.

Ruang kantor guru sekolah tersebut dalam kondisi berantakan. Jendelanya dalam kondisi terbuka. Di dalam, ruangan sudah berantakan. Setelah dicek, satu unit laptop dan proyektor inventaris sekolah tersebut lenyap. ‘’Beberapa laci dalam kondisi terbuka. Beruntung tidak ada uang tunai yang disimpan di ruangan kantor guru. Sehingga, kerugiannya dapat lebih diminimalisir,’’ kata Purwo.

Pihak sekolah langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Arjosari. Aksi curat itu merupakan yang kali pertama terjadi menurut Purwo. Dia memperkirakan, jumlah pelaku lebih dari satu orang. Pun, mereka juga seolah sudah mengetahui situasi dan kondisi sekolah.




Terbukti pintu yang dirusak adalah pintu kantin. ‘’Kemungkinan lebih dari satu orang, dan sudah merencanakan sebelumnya. Sebab, mereka kok bisa memilih menyelinap masuk ke sekolah lewat kantin, yang notabene kait gemboknya mudah dibobol,’’ terang Purwo.

Kapolres Pacitan AKBP Suhandana Cakrawijaya dikonfirmasi melalui Kasatreskrim, AKP Pujiyono menyebut Polsek Arjosari tengah melakukan penyelidikan kasus pencurian di SDN Gegeran. Pujiyono belum bisa menyimpulkan lebih banyak tentang bagaimana kronologi pencurian atau berapa jumlah pelaku yang terlibat. ‘’Saat ini baru mulai penyelidikan. Yang jelas laporannya sudah diterima pihak Polsek Arjosari,’’ ujar Pujiyono.